Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Aduh… jangan bilang suaranya menyuruh kita kembali. Aku setuju kalau begitu.” Bara menggeleng. “Tidak. Suaranya tidak menyuruh pergi. Suaranya… memperingatkan.” Kael mendekat, nada suaranya rendah. “Peringatan tentang apa?” “Ada sesuatu yang menunggu di depan,” jawab Bara. “Sesuatu yang bukan Penjaga tadi.” Liora merapikan posisi pedang pendeknya. “Makhluk lain?”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as kedepannya
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

ucapnya kembali mendorong kereta belanja itu ke arah lain. "Nah, butuh pempers nggak, As?" Sontak, Asih yang tengah mengamati sekitar menoleh ke arah Bayu yang kini memegang satu pack popok dewasa. "Balikin, Mas," bisik Asih yang kesulitan meraih benda di tangan pria itu. "Ya siapa tahu kamu pakai ini, As. Katanya orang hamil kan beser," imbuh Bayu masih membaca satu per satu produk di hadapannya.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as kedepannya
Read
+Library
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Si sopir taksi yang sudah tua pun melirikku melalui kaca spion. Dia berkata, "Nona, jangan menoleh lagi ke belakang. Fokuslah ke depan." Sopir taksi itu mengungkapkan apa yang ada dalam pikiranku, fokus ke depan. Tiga hari kemudian, kalangan penguasa keuangan Kota Neysa pun menjadi gempar.
7.1K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as kedepannya
Read
+Library
RETAK

RETAK

"M--maaf, kang. Saya tidak sengaja." "Lain kali kalo jalan tuh lihat ke depan, jangan fokus ke HP mulu. Nanti dijambret baru tahu rasa!" ketus laki-laki itu yang kembali berjalan melewati Vitaloka. Vitaloka menatap punggung laki-laki itu yang sudah menjauh. Dia tidak sempat melihat wajah dari orang yang tak sengaja ditabraknya. "Orang enggak sengaja juga," gumam Vitaloka.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as kedepannya
Read
+Library
Takdir Yang Tertunda

Takdir Yang Tertunda

Entah sebenarnya aku ini marah sama siapa dan mau melakukan apa. Tanpa sadar aku berjalan melewati batas tembok lift, di depanku ada tembok yang sebentar lagi akan kuterjang. Tapi ..., Seseorang itu sudah pasang badan di depanku. Dan ... "Buk!!" BERSAMBUNG
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 375 Times as kedepannya
Read
+Library
Di ujung penantian

Di ujung penantian

Sekuriti yang berjaga di depan pintu tersenyum lebar kala melihat motor besar yang familiar di mata mereka telah kembali. “silahkan masuk, Aden.” Ucap Ucok salah satu sekuriti yang sangat mengenal Erlangga dari kecil. Erlangga mengangguk lalu melajukan motornya masuk ke halaman rumahnya. Keemasan cahaya cakrawala diufuk barat menandakan hari mulai senja, membelalakkan mata yang memandang keindahan sang mega. Begitu juga sang surya yang siap untuk tenggelam ke peraduan mengiringi langkah Erlangga untuk kembali ke dalam rumah yang telah lama Ia tinggalkan.
1010.6K viewsOngoingAdded to Library 403 Times as kedepannya
Read
+Library
Dibalik Bayangan Masa Lalu

Dibalik Bayangan Masa Lalu

"Terserah padamu, kau mau percaya atau tidak, itu sama sekali bukan urusanku. Belok kanan di jalan itu." Dengan tidak sabar Derek menunggu lampu hijau dan langsung tancap gas ketika lampu langsung berubah warna. "Itu pantinya." Kata Adina dengan lega saat mereka memasuki jalan masuk menuju panti. "Kau bisa menurunkan aku di pintu samping."
3.1K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as kedepannya
Read
+Library
Kebiasaan Liar Suamiku

Kebiasaan Liar Suamiku

tanyaku kepadanya. ============
2.6K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as kedepannya
Read
+Library
BEHIND

BEHIND

"Ada apa, Hard?" Kedua kelopak mata Hard tampak berat untuk sekadar berkedip. Tiba-tiba saja banyak kecamuk yang membuatku memikirkan banyak dugaan. Dengan cepat, kulesatkan badan dan meraih tubuh tegap Hard. Kuraba bagian belakang tubuhnya sembari terus merapal asa. Berharap, sesuatu tak terjadi di belakangnya. Nihil.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 189 Times as kedepannya
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status