KELAMBU MERAH JAMBU
Bayangkan, betapa bahagianya aku waktu menunjukkan lukisan itu padanya.
Nah, nggak seperti biasanya yang dingin bahkan kadang-kadang membeku, Mama meraih selembar kertas dengan gambar kami di sana. Papa, aku dan Mama. Aku di tengah-tengah mereka dengan senyum super lebar, rambutku kugambar dengan kuncir dua, diikat dengan pita. Dalam lukisan sederhanaku itu, Mama dan Papa sama-sama tersenyum ala smile emoticon. Dia mengulas senyum tipis yang bagiku manis, mengamati lukisanku dan bergumam, "Bagus, Mama suka. Kamu hebat, Anyelir!"
Bab Populer