Mas, Ayo Bercerai!
“Dari kebaikan yang beracun, Bu. Dari janji yang ternyata bohong. Dan dari ... rasa takut.”
Ibu Anwar berjalan mendekat, memegang bahu Zola. “Rasa takut itu nyata, Nak. Tidak perlu malu. Di kota besar, banyak orang yang harus lari dari rumah mereka sendiri. Sudah benar kamu memilih diri sendiri.”
“Tapi, Bu…” Zola tidak bisa menahan suaranya yang bergetar. “Saya meninggalkan semuanya. Saya meninggalkan … anak saya.”