Ibu Susu Bukan Pengganti
Bayi dalam kandungannya begitu aktif, seolah sedang menyampaikan pesan.
"Nak, kenapa kamu ... gerak terus? Ini sangat ... membuat mama sakit," bisik Denada dengan suara gemetar, hampir ingin menangis tapi ditahan setengah mati. Lalu, tanpa sengaja dia menoleh ke arah kakinya dan melihat ada genangan kecil. Sontak membuatnya membelalak karena terkejut. Itu bukan hanya air melainkan ada lendir dan darah, campur jadi satu. Denada mengangkat rok dasternya, memandang cairan itu dengan mata yang membulat, jantungnya berdetak lebih cepat.