Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Mayang menatap Balaputeradewa dengan penuh gairah, jemarinya membelai pipi sang pangeran. Malam itu, di bawah naungan rembulan yang menembus jendela ruangan, Balaputeradewa melupakan Wiku Sasodara, melupakan Mpu Kumbhayoni, melupakan intrik busuk Kerajaan Medang. Ia hanya mengingat Mayang Salewang—wanita yang mampu mengubah kegagalan menjadi kekuatan baru, menggulungnya dalam badai hasrat yang tak terbendung, sebuah ritual pembersihan yang mendalam atas jiwa dan raganya.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as kembang mayang perempuan
Read
+Library
Pria 'Shift Malam'

Pria 'Shift Malam'

cetus Mayang sambil menarik wajah Aldi ke…apem harumnya. “Buat aku melayang lagi, bikin aku hamil sekalian…!: ceplos Mayang tanpa tedeng aling-aling. **
1060.7K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as kembang mayang perempuan
Read
+Library
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

Mami Elsye menoyor kening Mayang dengan jari telunjuknya. Mayang adalah primadona di clubnya. Mana mungkin ia akan melepaskan Mayang semudah itu? Dari pertama kali melihat Mayang, ia tahu kalau gadis ini kelak akan menjadi bintang. Wajahnya yang sendu namun seksi, mempunyai daya jual tinggi. Kecantikan Mayang menguras emosi laki-laki. Mayang tampak rapuh sekaligus menggairahkan. Perpaduan mematikannya selalu tidak pernah gagal dalam menjerat pelanggan. Hati laki-laki mana yang tidak bergetar melihat sendunya air muka Mayang? Ditambah dengan rambut ikal sepinggangnya, Mayang seperti hasrat terlarang yang diimpi-impikan semua kaum adam. Lihatlah, dalam busana tertutup dan wajah pucat seperti i
1031.5K viewsCompletedAdded to Library 692 Times as kembang mayang perempuan
Read
+Library
Perempuan Yang Terbuang

Perempuan Yang Terbuang

Bunyi langkah yang dipercepat tapi bukan sedang berlari, menunjukkan kalau si pemilik langkah memang sangat terburu-buru menuju ke tempat tujuan. Tapi, siapakah yang sudah pagi dini hari berjalan kaki di tengah jalanan kota yang tengah dilanda hujan angin yang cukup deras? Tampak di kejauhan di tengah derasnya hujan, seorang wanita muda yang berpakaian seadanya membawa payung sambil mengendong anak dalam balutan kain, sementara tangan satunya lagi memegang anak gadis yang baru berumur lima tahun.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 88 Times as kembang mayang perempuan
Read
+Library
BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

BRONDONG TENGIL BU DOSEN!

Dibandingkan dengan wanita yang tengah membungkuk merapikan pot bunga di teras rumah itu, Mayang merasa seperti emak-emak yang mau menjemput anak di rumah tetangga. "Permisi ...!" seru Mayang memanggil wanita di teras. "Benar ini rumah Ibu Winda?" Wanita yang merasa namanya di panggil itu menengok ke arah gerbang rumahnya yang terbuat dari kayu jati. Setelah melepaskan sarung tangan karet yang tadi dia gunakan saat merapikan pot, wanita itu berjalan mendekati gerbang rumah. Pipinya kemerahan tersorot sinar matahari dan rambut burgundy-nya melambai anggun tertiup angin.
1044.9K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as kembang mayang perempuan
Read
+Library
DIKIRA PEDAGANG BAKSO BIASA, TERNYATA?

DIKIRA PEDAGANG BAKSO BIASA, TERNYATA?

Setelah ngobrol ngalor ngidul, Mayang segera di panggil untuk keluar, oleh sang ibu. Dengan mengenakan gaun berbunga-bunga selutut tanpa lengan, dan mengurai rambutnya yang panjang sebahu, Mayang terlihat sangat cantik. Hingga membuat Mahmudi, tak dapat berkedip, saat melihat nya. "Jjjadi ini anaknya sampean Kang?" tanya Mahmudi meneguk ludahnya. Pak Suryo tertawa melihat tingkah Mahmudi yang seperti itu.
107.5K viewsCompletedAdded to Library 255 Times as kembang mayang perempuan
Read
+Library
Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan

Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan

Midodareni yakni mempelai wanita bersama ibu, ayah, dan teman-temannya memanjatkan doa agar ijab kabul atau pesta pernikahan berjalan lancar dan mempelai wanita tampak cantik seperti bidadari. Sebelum berdoa bersama, kedua orang tua menyuapi putrinya sebagai lambang suapan terakhir (dulangan pungkasan). Saat itu pula terkadang diadakan acara penebusan kembar mayang atau sekar maneka warna (berbagai macam bunga). Kembar mayang sebagai simbol dari kesejahteraan semesta. Lalu setelah acara ini selesai, dan mereka telah beristirahat sejenak, acara dilanjutkan kembali.
9.7204.6K viewsCompletedAdded to Library 7.6K Times as kembang mayang perempuan
Show Reviews (39)
Read
+Library
Nur Hidayah
jd kasian sama ibu Rita, tapi biarlah dulu biar jadi pelajaran buat bu Rita dan silvia supaya tidak menilai orang dari luarnya saja. semangat mia, semua kesedihan dan penghinaan selama ini terbayarkan oleh suamimu gara.
anitasaja0086
Novel ini berbeda dari yang lain. Tak ada dendam didalamnya. Yang buruk berakhir baik. Terimakasih Thor. Novel pertama' yang saya baca di apk ini. karena sangat penasaran dengan promo disosmed. Dan ternyata tak kecewa membacanya. Puas banget.
Read All Reviews
Setelah Menonton Video

Setelah Menonton Video

David tersenyum tipis. "Aku kangen kamu." David menjawab pertanyaan Mayang. Ia menggenggam tangan sang istrinya, tetapi ditepis dengan cepat oleh Mayang. Hati wanita itu masih terlalu sakit bila membayangkan suaminya tidur dengan wanita lain. Sampai memiliki anak pula. David lupa kalau ia membawa bucket bunga. Pria itu kemudian memberikan bunga itu pada Mayang.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 458 Times as kembang mayang perempuan
Read
+Library
Perempuan Kopi

Perempuan Kopi

tanya Adrian seraya menghambur ke arah Airin. Perempuan itu membuang putung rokoknya, lalu berdiri. “Bantu aku membereskan semuanya, Yan.” Adrian terdiam, Airin berjalan melaluinya dan ditahan Adrian dengan lembut, seraya menggenggam pergelangan tangan perempuan itu. Airin menatap Adrian. “Perempuan yang cemburu itu lebih berbahaya dari sebatalyon tentara yang mengejar pemberontak,” ujar perempuan itu datar.
108.6K viewsOngoingAdded to Library 189 Times as kembang mayang perempuan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status