IMAM UNTUK NIRMALA
“Aku ini emang bodoh ya, udah tahu nggak ada respon, udah nyadar cintaku bertepuk sebelah tangan, masih juga berharap. Sekarang Aku semakin sadar, emang nggak pantas orang bodoh yang nggak punya kelebihan apa-apa ini menyukaimu. Kamu pantasnya sama Alfa, sama-sama pinter, kelas unggul lagi.”
“Adi, kamu tuh ngaco banget ya. Kamu itu sahabat terbaik yang aku miliki, nggak bisa dibanding-bandingkan dengan siapa pun, termasuk dengan Alfa. Kamu nggak mungkin menyukaiku kan? Kamu bercanda kan?”
Hot Chapters