Duka Pernikahan
“Kamu tahu, Ken. Hal yang paling menyakitkan bagi aku sekarang hanya satu. Waktu Renjana bahagia … tapi bukan sama aku. Itu adalah luka yang sedalam-dalamnya luka. Aku nggak bisa sentuh dia lagi, nggak bisa gapai dia. Lihat dia bahagia, tapi ternyata kebahagiaan dia sama aku. Itu jauh lebih sakit juga. Tapi kamu udah berhasil rebut dia dari aku.”
Kennan tidak pernah merebut sama sekali. Dia hanya menemukan Renjana waktu itu yang kehilangan arah. “Aku nggak pernah rebut dia dari siapa pun. barangkali emang dia ditakdirkan sama aku. Tapi kamu juga harus sadar diri, Nif. Dia pernah kamu miliki, tapi kamu lepas.”
“Masalahnya kamu kenal sama aku, Kennan.”
Bab Populer