JEJAK RINDU YANG TERLARANG
Atiexbhawellmalas berkunjung ke rumah mertuaistri pergi dari rumah karena bertengkararti mendengar siulan di malam harilembur malam di kantor
"Aku rindu kita yang dulu, Luna. Aku rindu senyummu, rindu obrolan kita, rindu saat-saat kita bisa saling bercerita tanpa ada kemarahan di antara kita."
Luna menelan ludah, mencoba meredam gejolak di dadanya. Kata-kata Hendri menyentuh bagian hatinya yang paling rapuh, bagian yang masih ingin percaya bahwa ada sedikit harapan bagi mereka.
Tapi ingatan tentang tangis yang selalu ia tahan, luka yang tak terucap, dan malam-malam panjang yang ia habiskan dalam kesepian lebih kuat dari bujuk rayu Hendri.
Hot Chapters