Kerinduan Tak Berujung
Di meja yang sama, ada kerabat Stella, teman sekolah dan sahabat Stella.
Mereka melambaikan tangan padanya dan berkata, “Selamat.”
Stella pun berdiri di tempat dan tertegun, air mata mengalir di matanya.
Pembawa acara hendak mendesaknya, tetapi dihentikan oleh Eric.
Eric merapikan dasi kupu-kupunya dan berjalan menuju pengantin wanita dengan penuh tekad.
“Stella, aku tahu kamu punya banyak kekhawatiran, tapi aku mau memberitahumu, jangan khawatir.”