Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku
Matanya yang tajam melirik amplop itu sekilas, lalu menatap wajahku.
"Apa ini?"
"Lamaran kerja," jawabku cepat, sebelum keberanianku menguap.
Alis Arjuna terangkat satu. "Kerja?"
"Iya. Aku... aku mau kerja, Mas," jelasku, berusaha agar suaraku tidak bergetar. "Ada lowongan admin di perusahaan logistik di Jakarta Barat. Perusahaannya nggak besar, gajinya juga cuma UMR, tapi..."