Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Madu Pilihan Mertua

Madu Pilihan Mertua

Keluarga kecil itu kini merasa lebih lengkap daripada sebelumnya. Namun, di balik kebahagiaan ini, Maya mengingat kembali sebuah kenangan. Dia teringat bagaimana di masa lalu, Hani pernah menawarkan madu—madu yang menjadi lambang dari keputusan besar dalam hidupnya. Saat itu, Maya berpikir bahwa madu tersebut adalah simbol dari tekanan dan ekspektasi. Tapi sekarang, setelah melalui semua yang terjadi, Maya menyadari bahwa madu itu adalah langkah awal yang membawanya pada kebahagiaan bersama Gilang, pria yang benar-benar merupakan belahan jiwanya. "Siapa sangka," gumam Maya dalam hati, "bahwa madu itu akan mengantarku pada kebahagiaan ini."
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kesagi madu
Baca
+Pustaka
Menjadi Madu

Menjadi Madu

"Bibi... Bi Jum!" Kudengar ibu mertuaku mulai memanggil asisten rumah tangganya. "Bi Jum, tolong masak sup yang baru, aku mau makan masakan Bibi. Yang ini tolong bawa ke belakang! Ini rasanya seperti terlalu banyak MSGnya, terlalu banyak micinnya, tidak sehat," kata wanita kaya itu.
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai kesagi madu
Baca
+Pustaka
JEBAKAN MADU SANG GIGOLO

JEBAKAN MADU SANG GIGOLO

“Aku membutuhkan seorang laki-laki yang bisa menundukkan istriku dan membuatnya jatuh cinta sehingga aku bisa menceraikannya dengan mudah.” Donna mengangguk paham lalu dengan tenang ia berkata,” Mohon maaf, aku tak bisa membantumu. Silahkan anda mencari di tempat lain!” Richard mengernyitkan kening tak mengerti bercampur marah, “Apa maksudmu?” “Anak buahku hanya memberikan layanan short time, trik jebakan madu cukup berisiko karena membutuhkan waktu. Aku tak ingin anak buahku terlibat terlalu dalam.”
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai kesagi madu
Baca
+Pustaka
Kurelakan Surga Untuk Maduku

Kurelakan Surga Untuk Maduku

jawabku sedikit usil. "Hust! Kamu ngomong apa sih! Apa kamu mau di madu? Kalau mau, nggak usah berharap Ridwan cari di luar kota, Mama sudah suka sama Siska, dia yang akan jadi madu kamu," ucap mama Anita tanpa mempedulikan perasaanku. "Ya, terserah mas Ridwan aja, Ma. Kalau dia mau sama Siska, saya siap di ceraikan." Aku menjawab langsung, tak lagi ingin berbasa-basi dengan maama mertuaku.
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai kesagi madu
Baca
+Pustaka
Diminta Menjadi Madu

Diminta Menjadi Madu

Sementara Ningroem melangkah keluar dari wahana untuk mencari jajanan yang sekiranya disukai anak-anak. Ketika tiba di luar Ningroem melirik ke kanan dan ke kiri mencari jajanan apa yang sekiranya disukai anak-anak. Ningroem pun menghampiri Abang penjual sosis bakar membelinya beberapa tusuk lalu di beri saus dan mayones. Karena Ningroem tidak menyukai sosis ia pun membeli martabak manis dengan taburan keju di atasnya. Tak lupa wanita itu pun membeli air tiga gelas pop es rasa coklat. Sambil menunggu pesanan nya Ningroem duduk di salah satu kursi.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai kesagi madu
Baca
+Pustaka
Madu Wasiat Adik Iparku

Madu Wasiat Adik Iparku

tegasku sebelum beranjak dari kursi yang tadi aku duduki. Entah wajar atau tidak bagi Andin untuk marah saat aku memberinya nasihat seperti itu, akan tetapi tiba-tiba saja maduku berdiri dari duduknya, lalu menyiram air putih dalam gelas yang tadi ada di atas meja. Aku benar-benar terkejut. “Itu pelajaran yang sejak tadi ingin aku berikan padamu, Mbak!” ujarnya. “Aku nggak suka kamu bahagia. Entah itu dengan mas Rafa atau yang lainnya.”
1025.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 689 kali sebagai kesagi madu
Baca
+Pustaka
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

pinta Jasmine tanpa menoleh ke lawan bicara. "Mangga muda memang rasanya asam, Nya." "Saya mau mangga muda, tapi yang rasanya tidak asam. Ada kok, Bi. Dulu kakak saya waktu hamil makan mangga itu." Jasmine menatap ke arah bi Mar, wanita paruh baya itu tertunduk. "Ba-baiklah, Bibi ke pasar dulu ya, Nya." Bi Mar bingung atas permintaan majikannya itu.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai kesagi madu
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Namun, sisi egois Rahman selalu saja menang. Dia tak tahu bagaimana kelanjutan hubungannya dengan Sari. Yang pasti, Rahman tidak mau sampai Ayu tahu kelakuan bejadnya. "Kaki Ambu kan sering sakit. Kalau pakai obat dari apotek kan hanya pereda. Ini obat langsung dari dokternya. Ambu minum, ya. Nanti kalau habis, telepon Ayu saja. Biar Ayu kirim lewat ekspedisi," papar Ayu, lalu membawa buah manggis ke dapur untuk dihidangkan.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai kesagi madu
Baca
+Pustaka
SANTET KIRIMAN MADU

SANTET KIRIMAN MADU

Adzan subuh berkumandang, menyadarkan akan matahari akan segera menyapa waktu kami. Kubangkitkan tubuh, mengumpulkan segenap tenaga dan kesadaran lalu beranjak ke kamar mandi, membersihkan diri dan menghamparkan sejadah, bersujud dan memohon pertolongan Allah, atas apa yang telah terjadi di dalam keluargaku. Seusai beribadah aku menuju dapur dan mulai menanjak nasi di magic com, kukeluarkan telur dan sosis dari kulkas untuk menyiapkan telur asam manis kesukaan Mas Ilham.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai kesagi madu
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Dosen Baruku

Terjerat Cinta Dosen Baruku

Kedua tangannya bertumpu di bahu Leena, terlihat protektif. Pelayan tampak terlonjak kecil. “N-nggak ada, Mas,” jawabnya jujur. “Kita pakai resep biasa. Racikannya sama sesuai khas Serenitea. Madu mentah alami buat bikin cita rasa balance.”” “Madu mentah?” ulang Zayn, lalu menoleh lagi ke Leena. Leena menggeleng pelan, sambil terus mengusap kulitnya yang semakin terasa panas.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai kesagi madu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status