Gadis Pengganti
"Ah, begini saja. Karena aku juga gak mau kejadian seperti malam kemarin terulang lagi, gimana kalau kita suit saja?"
Alif mengernyitkan dahinya tak mengerti maksud ucapan Kamea. Seolah mengerti, belia itu mendesah kasar. "Om lupa, kemarin om tidur sambil peluk-peluk aku? Om, kan, mesum. Aku takut terjadi sesuatu saat aku tidur jika kita tidur di kasur yang sama," jelas Kamea tanpa merasa bersalah dengan ucapannya.
Lelaki beralis tebal itu memelototkan matanya, benar-benar geram mendengar tuduhan Kamea yang mengatakan dirinya seorang lelaki mesum.