Wonderstruck
Aku dan Joyce berpandangan, sama-sama tak mengerti.
“Marco itu memang spesial,” ucap Levi setelah tawanya reda. Dia menunjuk ke satu arah. Aku menoleh dan mendapati subjek yang sedang kami bahas, berjalan mendekat. Tampaknya, cowok itu pun baru selesai berlatih bulu tangkis. Tawa Levi masih bersisa hingga beberapa detik setelahnya meski tampaknya cowok itu ingin mengucapkan sesuatu.
“Kalian aja yang nggak tau kalau Marco itu penganut poligami. Kecil-kecil istrinya ada banyak. Bulan depan kayaknya ada yang mau lahiran juga,” imbuh Levi setelah tawanya reda.