Cinta Diam-Diam Sang Bos
Matanya bersinar senang karena sentuhanku.
"Ayo, aku pengen melihat senyum itu semalaman." Lukman menggenggam tanganku, menuntunku ke sebuah bangunan.
Di atasnya, sebuah papan nama menyala terang bertuliskan [Rumah Komedi]. Lukman menjelaskan bahwa ini adalah klub komedi dan malam ini akan ada pertunjukan yang luar biasa. Kami pun masuk, dan pelayan mengantar kami ke meja di tengah ruangan. Lampu remang menciptakan suasana hangat, dengan sorotan tertuju ke panggung, yang bisa kami lihat dengan sempurna dari tempat duduk kami.
ตอนยอดนิยม