Tuan, Aku Hamil!
Kedekatanku dengan Prince semakin kuat, dan perasaan aneh tapi hangat setiap kali melihat senyum kecilnya semakin membuatku yakin akan masa depanku sebagai seorang ibu.
Namun, di balik semua ini, ada satu hal yang terus mengganjal dalam pikiranku: Widodo. Suamiku. Aku tahu, aku harus memberitahunya. Tentang kehamilanku, tentang bagaimana hidupku sekarang, dan yang terpenting, bahwa hubungan kami tak bisa lagi seperti dulu.
Aku sudah lama memikirkan cara untuk memberitahunya, tapi setiap kali mencoba menyusun kata-kata, bibirku terasa kelu. Hingga suatu sore, aku memberanikan diri untuk mengirim pesan padanya.