Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tiongkun Tan Choa Hok

Tiongkun Tan Choa Hok

“Nggak oo. Baru kuda berhenti, lu orang udah keluar. Kita aja belum turun lapor ke penjaga pintu.” Choa Hok manggut. Beruntung. Ah Cim Nio buka kotak kayu yang diletakkan di sampingnya. Dari dalam, dia ambil bakpao. Masih hangat. Uapnya naik tipis. “Ini, Siau Heng. Bakpao isi babi kecap. Sarapan dulu. Biar kuat kerja.” Choa Hok gak perlu dua kali tawar. Dia ambil. Makan. Satu biji. Dua biji. Enak.
356 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as komik kho ping hoo
Read
+Library
Koma

Koma

Awas kalau nanti ketemu bakal jadi ayam geprek dia (paling omong doang). Aku memandangi lukisanku, seorang anak perempuan kecil dengan gaun plokadot merah terlihat lahap memakan awan besar yang ia duduki, ditambah pelangi diatasnya. Kurasa lukisanku biasa aja, enggak ada yang aneh atau lucu. Lalu kenapa si Oja ketawa? 
102.8K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as komik kho ping hoo
Read
+Library
Till The End Of The World

Till The End Of The World

"Myungsuk-ah, ini Kim Hyerin. Dia adalah bawahanku di bagian pengeditan. Karena kau baru saja melakukan debutmu, kurasa ia adalah orang yang cocok untuk mendampingimu membuat komik. Ah, maksudku ... aku akan mendampingi Jihyun membuat sketsa, setelah rapi, kau akan menggambarnya dan Hyerin akan membantumu untuk memperbaikinya. Walaupun dia masih junior, dia sangat ahli. Apa kau tahu seorang komikus dengan nama pena Hoshii?" Pertanyaan Beomgyu membuat Myungsuk segera berpikir. Kalau tidak salah, beberapa hari yang lalu ada komik baru yang diterbitkan dan mulai dipasarkan. Dan nama pengarangnya adalah- "Ah, si komikus yang komiknya baru dipasarkan itu? Aku sudah melihat sinopsisnya di toko buk
3.7K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as komik kho ping hoo
Read
+Library
Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Feng Huang - Kitab 3: Pedang Surga

Dibandingkan Nona Huang, Tuan Muda Feng jauh lebih mengerikan. “Apa yang kau lihat?!” Hoaren cepat berpaling ke kiri. Di atas sana, Huang menggerakkan pedang bergagang merahnya sedemikian rupa. “Cih!” Hoaren melontarkan tubuhnya jauh ke belakang seraya menghantamkan dua tinjunya berkali-kali ke depan. “Kibasan Sayap Phoenix, hah!” Crass! Crass!
109.0K viewsOngoingAdded to Library 342 Times as komik kho ping hoo
Read
+Library
You May Also Like
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status