Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bayang Hitam Sang Jenderal Tirani

Bayang Hitam Sang Jenderal Tirani

Taring-taring panjangnya berkilauan di bawah sinar bulan, siap mencabik tubuhnya. Gadis itu menjerit, seperti ia akan benar-benar mati hari ini. Ia merasakan seluruh tubuhnya menggigil hebat. Kemudian ia memejamkan mata, berharap ada keajaiban yang bisa menghentikan makhluk itu. Tapi tiba-tiba, ada ledakan aneh di sekitarnya, seperti percikan api yang menyebar di seluruh tubuhnya.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai perempuan yang menangis kepada bulan hitam pdf
Baca
+Pustaka
Pengantin di Gerbang Hitam

Pengantin di Gerbang Hitam

Telepon terputus. Malam tiba. Aruna berdiri di depan cermin. Gaun hitam membungkus tubuhnya seperti zirah perang. Elise membenarkan lipatan gaun itu. Jemarinya gemetar. “Tenang,” bisik Aruna. “Aku belum mati malam ini.” Elise menggeleng cepat, lalu menulis: JANGAN TERLUKA. “Aku akan berusaha,” jawab Aruna pelan.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai perempuan yang menangis kepada bulan hitam pdf
Baca
+Pustaka
KU BAYAR HUTANG SUAMIKU dengan TUBUHKU

KU BAYAR HUTANG SUAMIKU dengan TUBUHKU

Asap hitam mengepul membumbung ke langit "Tidaakkk..." Diana menjerit. Menangis pilu. Ia jatuh terduduk. Rasa sakit lututnya tak seberapa dengan hatinya yang teriris. Air mata mengalir deras mengaburkan pandangan. Layar kembali hitam namun bayangan masih berputar di ingatan. Pikirannya blank. Adegan itu terasa nyata. Seolah ia berada di sana mencium bau bensin terbakar, mendengar jeritan terakhir wanita itu.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai perempuan yang menangis kepada bulan hitam pdf
Baca
+Pustaka
Semua Perempuan Itu Mengejarku

Semua Perempuan Itu Mengejarku

Tetapi di sisi lain mengapa dia juga harus menunjukan kalau dia hamil? Usai perdebatan, Nadia keluar dari rumah itu. Langit mendung, udara berat seperti menahan badai. Nadia menangis tanpa suara, dalam batin ia berujar seperti perkataan Doni kemarin, “Kamu nggak hina, Nad. Kamu cuma manusia yang lagi dihukum terlalu berat untuk sesuatu yang bahkan kamu nggak tahu bagaimana terjadi.”
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai perempuan yang menangis kepada bulan hitam pdf
Baca
+Pustaka
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Cahaya pedang hitam pekat menyembur dari pedang itu, berubah menjadi pancaran cahaya pedang sepanjang ratusan kaki di udara, menerangi segala arah. "Tebasan Bulan Hitam!" Dengan raungan, seberkas cahaya pedang hitam sepanjang hampir seratus kaki melesat ke langit, berubah menjadi bulan hitam. Sebuah kekuatan luar biasa terpancar dari bulan hitam, menyebabkan orang-orang gemetar tanpa sadar. Black Fiend mengayunkan lengannya, dan pedang panjang hitam itu jatuh. Bulan hitam di langit juga berubah, jatuh seperti meteorit.
1012.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 454 kali sebagai perempuan yang menangis kepada bulan hitam pdf
Baca
+Pustaka
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

Den ting, ting, ting! New Chat@Kama Nismara My Love [Untuk kamu El, jangankan mobil. Kalau kamu minta bulan purnama yang di langit juga aku akan ambilkan, kok. Sudah ya, jangan ada perasaan nggak enak atau apa. Aku ikhlas, kok.] "Ah, Kama!" gumam Seika sambil meneguk besarnya keharuan. "Ya, masa sih aku minta bulan purnama? Nggak lah, nanti kalau nggak bisa turun ke bumi lagi bagaimana?"
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai perempuan yang menangis kepada bulan hitam pdf
Baca
+Pustaka
Pernikahan Rahasia Suamiku

Pernikahan Rahasia Suamiku

Perempuan itu segera mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang. “Jalankan!” Satu kalimat singkat yang terlontar dari bibirnya mengubah wajah cantik tersebut berhias seringai menakutkan. “Argh. Sa-kit.” Bulan berteriak dengan keras di dalam kamar saat hantaman rasa sakit itu membuat tubuhnya bergetar dan jatuh terduduk akibat rasa sakit yang sangat dahsyat. Darah menetes keluar dari hidungnya dengan cepat tanpa bisa dicegah. Bulan berteriak, meraung bahkan akhirnya jatuh tidak sadarkan diri.
9.9178.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai perempuan yang menangis kepada bulan hitam pdf
Baca
+Pustaka
Warisan Artefak Kuno

Warisan Artefak Kuno

desis Raja Kelelawar Hitam dengan nada mengejek, matanya bersinar tajam menembus kegelapan. Dia menggantung kedua kakinya, tubuhnya berjungkir balik, dan kini kepalanya tepat berada di sisi jendela perpustakaan Sekte Bulan Perak. Tangan Raja Kelelawar Hitam terjulur, ia mendorong jendela dengan gerakan halus yang tidak menimbulkan suara. Jendela kayu berkisi-kisi yang tertutup kertas Hanzi itu tahu-tahu berubah menjadi debu, seolah disentuh oleh kekuatan gaib.
9.8227.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.6K kali sebagai perempuan yang menangis kepada bulan hitam pdf
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
LINDA GUNAWAN
awalnya keren. warna silatnya kental. di kisaran 75-80% alurnya malah bukan cerita silat, sepertinya sdh kehabisan cerita, malah cerita ala pokemon/pokemon go/cerita ala games muncul. please deh...mending gak usah maksain konflik sikat menjadi konflik games.
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Terpaksa Menikah Dengan Mr. Arogan

Terpaksa Menikah Dengan Mr. Arogan

suara pria itu dalam, penuh tekanan emosi. “Wanita itu,” suara Bulan bergetar. “Tenang, aku di sini. Aku tidak akan biarkan siapapun menyakitimu lagi,” bisiknya lembut. Dia memeluk Bulan erat, tangannya mengusap punggung istrinya perlahan. Ia melepas pelukan, matanya menelusuri wajah Bulan. Saat melihat bekas merah yang membekas di pipi. Matanya langsung berubah. Dingin. Gelap.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai perempuan yang menangis kepada bulan hitam pdf
Baca
+Pustaka
Kalau Cinta Jangan Gengsi

Kalau Cinta Jangan Gengsi

Meski berusaha menolak tapi rasa itu kian jelas mengusik hati dan pikirannya. Ketakutannya sungguh terjadi, walau rasa itu masih samar setidaknya dia harus bisa menyadarkan dirinya. Bahwa perempuan di depannya bukanlah semestanya. Dia hanya pelangi yang datang setelah hujan pergi dan menghilang ketika matahari sedang terik-teriknya. Bulan melambaikan tangan di depan wajah Langit. “Ini masih hari Senin, Ngit. Nanti saja pas malam jumat melamunnya, biar kesambet.”
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai perempuan yang menangis kepada bulan hitam pdf
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status