Warisan Artefak Kuno
desis Raja Kelelawar Hitam dengan nada mengejek, matanya bersinar tajam menembus kegelapan.
Dia menggantung kedua kakinya, tubuhnya berjungkir balik, dan kini kepalanya tepat berada di sisi jendela perpustakaan Sekte Bulan Perak.
Tangan Raja Kelelawar Hitam terjulur, ia mendorong jendela dengan gerakan halus yang tidak menimbulkan suara. Jendela kayu berkisi-kisi yang tertutup kertas Hanzi itu tahu-tahu berubah menjadi debu, seolah disentuh oleh kekuatan gaib.