Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pedang Penebusan

Pedang Penebusan

Dia mengepalkan tangan, mengingat pengkhianatan itu. Draven Quill, bersandar di pilar dengan senyum nakal, mencoba mencairkan suasana. “Jadi, kita ke hutan seram lagi? Keren. Tapi kalau kita ketemu Aria, aku boleh nyanyi untuk menyambutnya, kan? Lagu ‘Pengkhianat Penuh Gaya’, bagaimana?”
10612 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Humming of Death

Humming of Death

Dia menengahi rute, mengarahkan langkah ke makam lain yang jauh dari tujuan sebenarnya, sebuah gerakan kecil untuk menyingkirkan pengikut. “Di mana makam kedua orang tuamu?” Piero balik bertanya, nada suaranya dibuat ringan agar tidak menimbulkan kecurigaan. Laura tak langsung menjawab, pandangannya yang kosong menatap jalanan di depan. "Abu mereka di larungkan ke laut." Mereka masuk area pemakaman, bisu dan dingin menempel pada batu nisan.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Sampai Maut Memisahkan Cinta

Sampai Maut Memisahkan Cinta

Tak khayal ia pingsan karena menolak perpisahan. Beberapa orang membantu Tati dan memulangkan wanita paruh baya itu ke rumah. Diikuti Melati yang memang sejak tadi hanya diam tanpa suara. Murni dan Nadia terlebih dahulu menaburkan bunga di atas kuburan baru itu. Lantunan doa diiringi suara isakan mulai terdengar. Nicho duduk berlutut sambil mengusap papan nisan milik istrinya. Tertulis nama Bunga Harum yang pergi meninggalkan dunia di tepat usianya yang ke 35 tahun.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Sang Dewa Turun untuk Mencintaiku

Sang Dewa Turun untuk Mencintaiku

Dia melihat perjalanan hidup Maisa hingga sekarang karena dia seorang Batara, Dewa Kehancuran. "Hidup memang jahat padaku, tapi aku tidak berhak menyalahkan Tuhan. Hanya saja aku ingin hidup lebih lama, kisah hidupku seakan menjadi misteri, aku ingin hidup untuk kejelasan itu dan hidup bahagia seperti yang aku bayangkan. Aku tidak mau mati sekarang. Tolong aku, jangan tinggalkan aku." Bima hanya diam. Dia tidak bisa, tapi sikapnya berbeda. Dia tetap tinggal seperti yang Maisa mau.
527 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

Mahadewi akan lebih mudah membunuh Arsa atau Hara, atau sekalian keduanya jika perlu. “Memang sebaiknya kau tidak usah tahu saja, agar kebohongan kita berdua semakin dalam.” Baju ungu mahadewi terbakar lagi dari ujung kaki, dan ketika sampai di bagian perut, lekas ia menelan pil surgawi dan kembali ke dalam wujud yang selama ini ia gunakan. Kebohongan yang dipupuk terlalu lama. Hara merupakan saksi kunci dan sang dewi pun berujung maut ketika telah mencoba tak mencampuri urusan Mahadewi Senandika.
1028.7K viewsOngoingAdded to Library 660 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Kawin Gantung

Kawin Gantung

"Schwarzenegger?" "Mereka salah satu keluarga terkaya di Inggris kan?" "Nenek moyang mereka seorang astronom yang melegenda itu kan?" Mendengar nama suami dari Jane, semua crew tampak berbisik satu sama lain. Dan hal itu, membuat Jane tidak nyaman. Dia berpamitan pulang duluan tapi sebelum pulang, Jane ke toilet sebentar karena menahan rasa mualnya sedari tadi.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

"Aku Malaikat Maut hari ini kalian semua akan mati, he he he he!" Terkesiap Wirota mendengar nama si nenek. Malaikat Maut adalah julukan untuk pendekar wanita aneh yang tinggal di hutan yang masih kabur di mana lokasinya. Para penjudi, rampok dan pendekar dari dunia persilatan sering membicarakan nenek itu di kedai tuak. Konon kabarnya tak seorangpun yang tahu di mana nenek itu tinggal. Namun jika sedang apes mereka akan bertemu dengan nenek itu dan biasanya akan berakhir dengan kematian. Dan ternyata lokasi hutan itu hanya beberapa kilometer saja di luar Singhasari.
1023.8K viewsCompletedAdded to Library 785 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Dewi Tabib Langit

Dewi Tabib Langit

gumam Chang Hui cukup takjub saat melihat senjata Dewa itu untuk pertama kalinya. Namun tiba-tiba saja sebuah serangan melesat dan membuat pedang Dewa Semesta terhempas jauh dari tangan Ye Zixi. Pedang Itu kini terjatuh tepat di pinggiran Tebing Kematian legendaris yang menghubungkan dengan penjara keabadian milik klan Dunia Bawah. Yaitu sebuah penjara yang sangat menakutkan dan dipenuhi dengan siluman tingkat tinggi. Dan siapapun yang memasuki penjara keabadian Dunia Bawah, maka hanya akan memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk bisa kembali dengan selamat.
1040.5K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as kho ping hoo dewi maut
Show Reviews (55)
Read
+Library
Amita Sahara
buku pertama yang saya baca dari Author ini, cerita nya berlatar di era Dinasti kuno, tema nya amat menarik berawal dari sebuah tragedi kecelakaan pesawat oleh seorang dokter bedah cantik, setelahnya bereinkarnasi menjadi wanita malang namun nasibnya berubah ketika diangkat menjadi dewi tabib langit
Rinz
novel keren nih petualang dokter cantik yang terdampar di masa lalu karena dan menjadi milik seorang penimpin perompak yang posesif padanya karena cinta yg tumbuh tanpa dia sadari woooww seru banget ......... Semangat ya kak ......
Read All Reviews
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Kasim Hok: (berlutut di sampingnya) "Selamat tinggal, Pangeran." 🏛️ EPILOG — MAHARAJA YANG TERSISA Kaisar duduk di singgasana. Di depannya: · Mayat Keng Hong · Mayat Kiat Seng · Kabar Selir Hui meninggal saat mau menindas Ong Bwee di Lok San. · Pedang Si Choa Kim hancur Kaisar: (bisik) "Semua... semua karena aku." Kasim Hok: (masuk) "Paduka... masih ada yang hidup."
376 viewsCompletedAdded to Library 9 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
Dewa

Dewa

Mengingat kondisi janinnya yang akan terkena HIV AIDS juga, serta keadaan Dewa yang tak kunjung membawa kabar indah. Untunglah waktu berbudi baik, tak mau membuat Dewa terluka berlama-lama. Sebulan penuh dia tersungkur dalam pembaringan. Bangkit dengan sisa keterkejutannya mendengar bahwa Reihan meninggal. Langsung airmatanya terjun. Dadanya sesak dicambuk kepedihan. Dewa menangis di ranjang rumah sakit. Nyonya Finda mendekapnya erat-erat.
9.97.6K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as kho ping hoo dewi maut
Read
+Library
PREV
123456
...
8

Frequently Asked Questions

Membahas karya-karya Kho Ping Hoo selalu bikin semangat karena pengaruhnya yang besar di dunia sastra Indonesia, terutama genre silat. Kalau ditanya mana yang paling populer, pasti banyak yang langsung nyebut 'Bu Kek Siansu'. Novel ini udah kayak legenda hidup—ceritanya yang epik tentang perjalanan Bu Kek Siansu untuk balas dendam dan pencarian jati diri bikin pembaca terbius dari awal sampai akhir. Gaya penulisan Kho Ping Hoo yang detail dalam menggambar dunia martial arts, plus karakter-karakter yang kompleks, bikin karya ini terus dikenang meski udah puluhan tahun sejak pertama terbit.

Selain 'Bu Kek Siansu', ada juga 'Pedang Kayu Harum' yang nggak kalah fenomenal. Ceritanya yang penuh intrik, persahabatan, dan pertarungan dahsyat berhasil mencuri hati banyak penggemar. Yang bikin menarik, Kho Ping Hoo sering menyelipkan filosofi kehidupan dan nilai-nilai moral dalam alur ceritanya, jadi nggak cuma sekadar hiburan tapi juga punya kedalaman. Dua judul ini sering jadi pintu masuk bagi yang baru mau eksplor karya-karyanya.

Uniknya, popularitas karyanya bertahan karena kombinasi faktor nostalgia dan relevansi cerita yang timeless. Generasi lama mungkin baca versi cetaknya yang udah lusuh, sementara generasi muda sekarang bisa nemuin versi digital atau diskusi di forum online. Komunitas penggemar sering banget ngadain reread bersama atau bedah karakter, yang buktikan betapa karyanya masih hidup di hati pembaca. Nggak heran kalau sampai sekarang masih sering jadi referensi waktu ngobrolin novel silat Indonesia.

Yang bikin aku personal selalu terkagum-kagum adalah bagaimana Kho Ping Hoo bisa menciptakan universe yang begitu kaya. Setiap baca ulang, selalu ada detail baru yang kepikiran—entah itu foreshadowing halus atau parallelism antara karakter. Rasanya kayak nemuin harta karun tiap kali nyelam ke dunia yang dia ciptakan. Buat yang belum pernah baca sama sekali, siap-siap aja buat ketagihan dan mungkin langsung hunting karya-karya lain setelah nyobain satu judul.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status