Pengendali Sistem Terkuat
Martis kemudian melihat Master itu yang berdiri tegap di hadapannya, senyum sombong terukir di wajah Master itu.
"Jadi, kau akhirnya datang, Martis. Aku sudah menunggumu," kata Master dengan suaranya yang tenang namun tegas.
"Kau bukan lawan yang bisa mengalahkan aku, Master," jawab Martis dengan percaya diri. Dia merenggangkan otot-ototnya dan berdiri dalam posisi siap tempur.
"Percuma berbicara banyak, tindakanlah yang menentukan," kata Master sambil mengeluarkan sebilah pedang dari balik punggungnya. "Ayo bermain, Martis."
Hot Chapters