Pendekar Semprul
Gimin, sang pemuda tukang sendal jebret, terkena tebasan di lengan tapi tetap melempar sendalnya hingga menempel di muka warok dengan bunyi “JEBREET!!”
Jaka Warangan akhirnya berhadapan langsung dengan Warok Karta.
“Kita bertemu lagi, bajingan,” kata Jaka.
“Aku sudah menunggumu, pendekar sialan,” balas Karta, lalu menerjang dengan tombaknya.
Duel maut pun dimulai. Suara logam melawan logam, teriakan, dan debu berhamburan.
---
Pertempuran belum usai. Tapi satu hal sudah jelas: Hari ini darah tumpah. Hari ini rakyat bangkit.
Hot Chapters