Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Pria yang mengaku bernama Rusli loncat dari truk dan segera mengamati para penghuni yang keluar dari rumah tersebut sembari memungut kantong plastik sampah dan memasukkannya ke dalam truk sampah. Seperti pekerja yang lain, Rusli mulai ikut mengeksekusi sampah kendati terlihat amatir. Dari cara ia mengangkat kantong sampah saja sudah terlihat meringis dan jijik. Ia belum terbiasa berkecimpung dengan pekerjaan yang kotor mungkin. Para pekerja yang lain menertawai tingkah Rusli yang menurut mereka lucu, guyonan di pagi hari.
10146.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai komik tentang sampah
Baca
+Pustaka
Tentang Harga Diri

Tentang Harga Diri

Saat itu ia malah menuju lantai satu dan melihat seorang petugas kebersihan paruh baya mendorong gerobak. Langsung saja Mitchel mendorong pria tua itu hingga tersungkur dan kepalanya m kemudian ia mulai mendekati bak sampah yang membuatnya meneteskan air liur. Kebetulan juga bak sampah yang dilihatnya sekarang memuat sampah khusus non medis. Sehingga yang ada di sana berupa sisa makanan, kemasan bahkan popok baik dewasa maupun anak-anak.
9956.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36.3K kali sebagai komik tentang sampah
Tampilkan Ulasan (239)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
A.Nasya. S
Habis nyelamatkanbsi Mila trus tenggelam deh mila nya....beralih ke cerita yg jauh ntah sampai kapan.... alur cerita nya seperti ini.... sepatah katapun dr si Mila gk di bahas di sini stelah tau gerald super kaya... payah kamu thoorrr....!! asli payah, loncat2 ceritanya !! makin gk jelas....mumet !!
Baca Semua Ulasan
Pembalasan Menantu Sampah

Pembalasan Menantu Sampah

Setiap hembusan angin membawa aroma yang berbeda, dari bau sampah yang membusuk hingga campuran bau makanan yang digoreng di pedagang jalanan. Sementara mereka berjalan, mereka melewati tuna wisma yang berserakan di jalanan. Manusia-manusia yang terlunta-lunta tanpa tempat tinggal, mereka tidur di trotoar, dengan pakaian yang lusuh dan mata yang kehilangan cahaya harapan. Beberapa di antaranya tidur dengan wajah yang tertutupi, mencoba melindungi diri mereka dari dunia luar yang keras dan tanpa ampun.
1076.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai komik tentang sampah
Baca
+Pustaka
Puzzle Killer

Puzzle Killer

Park Do Ha mengangguk paham, ia segera kembali menjalankan tugasnya. Sementara itu, seorang nenek lansia yang memegang payung tengah berjalan membawa sebuah kantong kresek hitam. Isinya adalah sampah yang akan ia buang ke tempat sampah besar tak jauh dari rumahnya. "Oh ada apa denganku , hanya berjalan beberapa meter saja rasanya sudah mau pingsan. Andai ada sanak saudara yang mau tinggal denganku. Pasti aku tidak akan membunag sampah malam malam begini. Tapi jika tetap dibiarkan di rumah, akan menjadi sarang penyakit bagiku yang sudah tua ini. " Keluh sang nenek yang berjalan pelan.
943 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai komik tentang sampah
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Campakkan Ternyata Jutawan

Istri yang Kau Campakkan Ternyata Jutawan

Bagian mana yang membuat Indri iri? Dara balas mendekati Indri dengan tatapan muak “Saya tidak paham akan ucapanmu, tapi bisakah kamu segera menyingkirkan SAMPAH itu dan segera pergi dari sini? Sikap Anda sangat mengganggu kami,” tujuknya pada makanan yang masih berceceran. Indri tertawa mengejek. "Sampah? Biar kuberi tahu bagaimana rasanya sampah," ucapnya bersamaan mengambil bak berisi air kotor sisa mengepel.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai komik tentang sampah
Baca
+Pustaka
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

Kaki Naira berjingkat menuju ke tempat sampah terbuka di halaman depan rumahnya sambil bergumam, “Pastinya jam segini pak sampah belum keliling ke sini, kan?” Dia sudah membayangkan daging enak yang tadi dia campakkan ke dalam tong sampah. “Pasti masih bagus masih bersihlah dagingnya, kan masih di dalam bungkusan tebal kantong kreseknya. Pasti masih bisa dimakan!” gumamnya penuh yakin. Namun, alangkah kagetnya dia ketika melihat ada 2 ekor kucing kampung yang sedang bertengger di tong sampahnya sambil menggigiti sesuatu di dalam sana.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai komik tentang sampah
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Sampah sesungguhnya berada di bagian tengah tempat pembuangan sampah. Berbagai truk pengangkut sampah dan ekskavator besar berada di puncak tumpukan sampah. Sampah busuk dan menjijikkan, bercampur dengan asap knalpot diesel, menusuk hidung dan membuat orang menangis tersedu-sedu.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai komik tentang sampah
Baca
+Pustaka
YOUR SYMPHONY

YOUR SYMPHONY

“Berarti, kalau mau buang sampah, bisa ke situ?” Misha mengangguk, “Iyaa, ke situ buangnya, karena ribet kalo ke depan bawa-bawa sampah, jadinya dibuat lift sampah.” “Waaahhh,” kata Jocelyn terkagum kagum, “Kalau Binar bacot, kita masukin ke lift sampah aja Rin, mayan gaada yang bacot lagi.” Keempatnya tertawa mendengar ucapan Jocelyn.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai komik tentang sampah
Baca
+Pustaka
MERTUA PELIT, MENANTU CERDIK

MERTUA PELIT, MENANTU CERDIK

kata Lina sambil tergelak. Bu Romlah mendapat kiriman satu karung sampah dari salah satu tetangga mereka yang mempunyai toko serba ada. Setiap minggu Pak Surip selalu membuang sampah bekas plastik-plastik dan kardus kecil yang tidak layak jual. Dengan senang hati Bu Romlah menerima sampah-sampah itu. "Buk, ngapain, sih, masih menerima sampah dari Pak Surip?" tanya Lina.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai komik tentang sampah
Baca
+Pustaka
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Para bocah-bocah pemulung masih berhamburan mengais tumpukan-tumpukan sampah itu. Hahaha.. hehehe.. hihihi.. Suara canda tawa mereka, membuat hati siapa saja yang mendengarnya akan bergetar menyedihkan. Kebahagian yang mereka gambarkan ditengah kehidupan mereka yang serba kesusahan, menampar setiap wajah orang-orang berduit yang selalu mengeluh dengan keadaan. Namun sayang, secercah kehidupan masa depan yang mereka dambakan hanya menjadi hanyalan yang tak berkesudahan.
9.93.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai komik tentang sampah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status