Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Menantu Sampah Pura-pura Bodoh

Menantu Sampah Pura-pura Bodoh

gumamnya sendiri, seakan-akan sedang berbincang dengan seseorang. "Ternyata ada seseorang yang ingin bersaing denganku untuk menyingkirkan sampah itu." Orang itu bergumam lagi, menoleh sekilas kearah belakang kemudian kembali fokus ke depan. Ada rasa kontrol dan kedamaian yang terpancar dari sikapnya. Dan tentunya ini adalah sikap profesional yang dimilikinya. "Entah siapa yang memberikan tugas padanya, yang pasti dia telah pergi ke neraka terlebih dahulu. Hm!"
1016.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 528 veces como komik tentang sampah
Leer
+Biblioteca
Aku Bukan Sampah

Aku Bukan Sampah

Dia duduk di meja yang berseberangan dengan meja Yoga dan teman-temannya. Alice yang menyadari bahwa ada Yoga disana timbul keinginan untuk menghina habis-habisan Yoga. Bagaimanapun dia begitu membencinya. “Mungkin itu bau sampah yang berada disebelah kita” Alice menjawab Yuli sambil melirik ke Yoga. “ Oh iya...kamu benar Alice...ternyata ada sampah yang duduk di sebelah kita...benar-benar pria tak berguna” Yuli tertawa setelah mengatakannya.
9.517.5K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 438 veces como komik tentang sampah
Leer
+Biblioteca
Well, Hello Again, Mr. CEO!

Well, Hello Again, Mr. CEO!

"Enak ya sembunyi di balik tong sampah?" "Saya nggak sembunyi, kok! Saya cuma ... mencari inspirasi. Bapak tau kan kalo Tim Product Management tuh harus kreatif bikin inovasi? Bau sampah tuh ... menantang banget." Felix mengerutkan keningnya. "Bukannya dulu kamu orang yang gila bersih? Sejak kapan kamu tertarik dengan bau sampah?" "Pak? Bisa berhenti mengungkit masalah itu nggak? Saya udah berubah kok sekarang."
980 vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 31 veces como komik tentang sampah
Leer
+Biblioteca
Setoran Bulanan Untuk Mertua

Setoran Bulanan Untuk Mertua

Apa ia melihat semua sampah itu sebagai uang? "Mas, Ibu kenapa?" tanya Embun pada suaminya. "Ibu menimbun banyak sampah dan juga bangkai hewan, Bun. Sepertinya selama ini ia mengisi perutnya dengan sisa-sisa makanan sampah itu. Ibu juga mengumpulkan daun kering yang dianggapnya sebagai uang. Aku meminta orang-orang untuk membersihkannya," ucap Bumi sambil terus menatap ibunya dengan mata berkaca-kaca.
1018.7K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 540 veces como komik tentang sampah
Leer
+Biblioteca
CEO Nakal Kekasihku

CEO Nakal Kekasihku

Zahwa sudah sedikit frustrasi karena tidak juga menemukannya. “Mbak, kamu sudah buang samapah?” tanya Zahwa. “Sudah, Nya. Tapi mungkin masih di depan.” Zahwa berlari jenjang menuju ke depan. Sudah terlihat truk pengangkut sampah melemparkan bungkusan hitam ke dalam. “Stop! Tunggu!” Zahwa melempar sepatu mahalnya dan bertelanjang kaki berlari mengejar truk sampah tersebut.
9.7213.4K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 6.8K veces como komik tentang sampah
Leer
+Biblioteca
The Undying Tales of AGORA BEAK

The Undying Tales of AGORA BEAK

Jimi penasaran dengan apa yang berbeda dari tumpukan komik tersebut. "Umbu. Ambil," pinta Teja. Umbu segera mengambil sebuah komik yang lebih tipis dibanding komik yang lain. Letaknya agak di bawah sehingga cukup sulit ditarik. "I, itu apa bang? komik cewek?" tanya Jimi heran. Mendengar itu Umbu dan Teja saling melirik dan terkekeh. "Ini komik bokep, masa' lo engga tahu? he he he," ledek Umbu. Jimi kaget mendengar itu, ia tidak menyangka Yongki akan menyimpan komik seperti itu di lokernya.
104.2K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 125 veces como komik tentang sampah
Leer
+Biblioteca
Istri yang Kau Remehkan

Istri yang Kau Remehkan

"Jujur pertama-tama saya memang menangis saat tahu bahwa Mas Pras berselingkuh. Tapi setelahnya saya lega. Setidaknya saya jadi sadar bahwa sampah memang tidak seharusnya saya simpan terus. Karena sampah adalah sumber penyakit kalau sudah membusuk. Sampah memang seyogyanya ditempatkan pada tong sampah." "Kamu berani mengatai saya tong sampah, perempuan kampung?" Emosi Murni telah mencapai ubun-ubun. Ia kesulitan mengatur ucapannya karena amarah telah mengambil alih kewarasannya. Ia murka melihat Suri menanggapi hinaannya dengan santai. Bahkan membalas dengan kalimat santun yang seharusnya tidak piawai ia lantunkan. Perempuan ini tidak berpendidikan cukup bukan?
1082.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 3.0K veces como komik tentang sampah
Leer
+Biblioteca
Silakan Pergi Bersama Selingkuhanmu, Mas!

Silakan Pergi Bersama Selingkuhanmu, Mas!

ucap Mbak Giska dengan lemah lembut. "Ya, anggap mereka sampah, yang wajib dibuang jauh-jauh, biarkan sampah itu menemukan tempat pembakaran sendiri," timpalku. Seperti itu kiranya, di mana pun sampah berada, tentu akan dibakar juga. Entah kapan, dan siapa yang akan membakarnya, suatu saat pasti akan mereka temukan dengan sendirinya tempat itu. Cepat atau lambat selama mereka tetap menjadi sampah. Kecuali, setelah ini taubat dan memperbaiki diri. Ibaratnya jika didaur ulang, kemungkinan untuk jadi barang unik pasti ada.
10163.3K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 4.2K veces como komik tentang sampah
Leer
+Biblioteca
Detektif Janeta : Memburu Pembunuh Madu Tua

Detektif Janeta : Memburu Pembunuh Madu Tua

tanya Janeta ketika sampai di ambang pintu dapur yang memang terbuka akses ke taman. “Yang itu!” jawab Bik Imah sambil menunjuk sebuah kantong besar berwarna hitam yang berisi sampah. Janeta membawa kantong besar itu ke depan untuk di letakkan di bak sampah. Sebelum meninggalkan plastik sampah itu di sana, Janeta sedikit memeriksa isinya yang ternyata adalah piring-piring plastik dan gelas air mineral yang biasa di gunakan orang untuk kepentingan hajatan.
108.1K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 298 veces como komik tentang sampah
Leer
+Biblioteca
Pura-Pura Hamil Setelah Keguguran

Pura-Pura Hamil Setelah Keguguran

Dengan perasaan cemas dan penuh harap Wulan terus mengobrak-abrik wadah yang dianggap menjijikan oleh kebanyakan orang itu. 'Kenapa tidak ada disini? Apa jangan-jangan si Mbok membuangnya ke tong sampah di depan?' Batin Wulan menduga-duga. Ia terus mencari sampai dasar tong sampah itu. "Astaga, sudah dicari sampai bawah pun tetap tidak ada, bagaimana ini? Padahal sisa makanan itu bisa menjadi titik terang untuk menepis kecemasanku, kalau sampai aku tidak bisa menemukannya, itu tandanya aku harus mencari petunjuk lain," ucap Wulan menatap sampah yang sudah berserakan di hadapannya.
108.4K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 242 veces como komik tentang sampah
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
45678
...
10
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status