Kafan Hitam
Makhluk itu memberi senyum serupa, tetapi wanita itu malah membalas dengan mengikuti jejak Ceu Ikoh Dua orang pingsan berkalang tanah.
“Po-pocong!” teriak beberapa pemuda yang melihat pocong di depan mereka. Tanpa pikir panjang, mereka dibuat lari tunggang-langgang ke berbagai arah. Aksi tabrakan sempat terjadi, tetapi dengan cepat mereka kembali bergerak menembus deretan sayur. Bersamaan dengan itu, suara anak-anak akhirnya pecah, meraung-raung, saling bersahutan dengan tangis Nunung, wanita yang tengah hamil, yang sejak tadi tak bergerak dari tempat duduknya.
Krak
Hot Chapters