Wanita Kedua
"Aku harus bagaimana? Aku melihat sendiri bagaimana Ibu terus memojokkan Farah di setiap pertemuan kelaurga, meski terlihat sabar menghadapi cercaan keluarga besarku, tapi aku tau dia sangat menderita. Jika dengan menikah lagi akan membuat desakan itu berhenti, maka aku akan melakukan untuknya. Kumohon kamu mau berkorban sedikit untuk kebahagiaan Farah."
Tatapan Fairuz melembut pada Nazeela. Gadis itu bisa melihat keputusasaan di sana. Ada rasa iba menyusup perlahan ke dalam hati melihat wajah frustasi pria tersebut. Tanpa bisa dicegah, matanya menikmati wajah sang pria. Fairuz sangat tampan dengan fitur wajah Arab-Jawa, mewarisi garis wajah kedua orang tuanya. Pun Farah, wanita itu sangat a
Bab Populer