Istri Tebusan Paman Mantanku
“Sehat selalu. Bagaimana denganmu? Ah, kamu ini sudah lama sekali tidak ke sini. Aku jadi kangen padamu.”
Laureta terkekeh. “Aku juga sehat. Justru karena aku juga kangen padamu, jadi aku datang ke sini.”
Reihan menoleh pada Erwin, lalu mereka saling mengangguk. “Hai, Erwin! Ke mana saja kamu?”
“Aku sibuk, seperti biasa,” jawab Erwin kalem.
“Ah, kalian ini memang ya pasangan yang serasi. Ayo cepat nikah! Jangan lupa undang-undang aku ya,” goda Reihan.