Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Tunjukkan Pesonamu, Nina!

Bersyukurlah Tuhan menganugerahi Nina dengan kemampuan menahan diri yang luar biasa. "Berangkat, Nin, Bal." Pamit Adam. Chelsea diam-diam tersenyum penuh kemenangan, matanya mengerling pada Nina, menyuruh Nina untuk mengibarkan bendera putih. Tentu tidak semudah itu nona. **** "Nama gue Nadya Putri Thamrin, umur 27 tahun. Pekerjaan gue ahli gizi dan mentor pilates." Tampilannya berkelas, parasnya cantik nan unik dengan kulit yang eksotis. Kanaya, digadang-gadang sebagai gadis tercantik saja merasa minder dibuatnya.
106.8K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as kost putri adara 7
Read
+Library
Swing Partner

Swing Partner

“Dia gak bisa dipakai longtime ya. Besok dia ada jadwal pemotretan. Jangan bikin kissmark.” “Halah…,” Aldi menghalau asap lagi dengan tangannya, “Kalian para perempuan jago banget buat menghilangkan kissmark.” Tania tertawa lagi. “Short time plus tempat, 10 juta,” Tania menyebut nama tempat kost-kostan. “Gila!” “Dia istimewa, Bos.” “Kalau dia bisa muasin gue, Lu juga gue kasih tambahan bonus.”
804 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as kost putri adara 7
Read
+Library
Sang Putri Naga

Sang Putri Naga

Isandra berdehem agak kencang, membuat kedua maid itu memusatkan perhatian mereka pada Isandra. "Anda butuh sesuatu Yang Mulia?" tanya salah satu dari mereka. Isandra tersenyum manis, "Aku tiba-tiba lapar, tolong bawakan makanan kemari. Aku ingin 10 steak daging, kue 5 tingkat, 20 kue kering, dan 3 botol besar air putih" Kedua maid itu saling menatap satu sama lain seolah meminta kebenaran. Setau mereka tuan puteri ini tidak banyak makan. Tapi apa-apaan tadi itu? Apa puteri kerasukan?
5.5K viewsOngoingAdded to Library 176 Times as kost putri adara 7
Read
+Library
Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Sang Putri: Sahabat Dari Surga

Terpujilah wahai engkau bapak ibu guru Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku Wahai engkau ibu bapak guru Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan Engkau laksana cahaya bangsa dalam kegelapan Namamu s’lalu terukir di dalam hatiku Engkau laksana pahlawan bangsa Tanpa tanda jasa Aku serta siswi lainnya semakin histeris meresapi lagu itu. Walau aku sendiri tidak begitu mengetahui maknanya, tetapi syair dibait terakhir “Engkau laksana pahlawan bangsa, Tanpa tanda jasa”. Ya, guruku pak Kasmirin memang pantas disebut pahlawan tanpa tanda jasa. Karena jasanya kami mampu membaca, berhitung dan memiliki banyak ilmu pengetahuan yang baru.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as kost putri adara 7
Read
+Library
Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Legenda Lima Pendekar dan Seekor Naga

Sumadara bertanya. "Aku hanya tahu mutiara itu pada 3 orang selain diriku pemegang mutiaea bintang 6 yaitu Mahapatih Garuda Abdromeda Raterasu yuma Ryusaki mutiara bintang 3, Kakak pertamaku Dewi Ayamure yuki mutiara bintang 7 dan Isterimu Dewi Agura Shiro yuma mutiara bintang 4. Sumadara menatap kosong karena kematian Isterinya.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as kost putri adara 7
Read
+Library
Putri Istimewaku

Putri Istimewaku

Suamiku sambil memberi minuman botol aqua yang katanya sudah dibacakan doa-doa agar sosok kunti itu pergi. Selang beberapa hari keadaan sama saja tidak ada perubahan sepertinya sosok itu senang sekali kepada putriku sehingga dia tidak mau pergi. Sehingga pada suatu hari. 2 jam sejak suamiku pergi bekerja. Aku merasa ada yang aneh pada putriku. Kenapa sudah 2 jam lebih dia tidak merengek atau menangis minta susu. Aku colek-colek pipinya pun tidak bereaksi. Aku tunggu beberapa jam lagi pikirku saat itu. Mungkin dia masih kenyang.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as kost putri adara 7
Read
+Library
Duka Sang Putri Tertawan

Duka Sang Putri Tertawan

Lelang dimulai. Aku menggenggam papan penawaran, mataku menatap panggung, menunggu nomor lot 47. Akhirnya, juru lelang mengangkat kalung mutiara itu. "Lot nomor 47, sebuah kalung mutiara yang menakjubkan. Penawaran dimulai dari delapan miliar rupiah." Aku segera mengangkat papan. "Delapan miliar."
8.9251.3K viewsCompletedAdded to Library 5.0K Times as kost putri adara 7
Show Reviews (136)
Read
+Library
ailee
•ceritanya bagus dan krn cerpen jd tamat di bab 22. si fl nya juga sangat logis dan tegas. •kalau mau baca cerpen tinggal bayar untuk baca dgn pilihan seminggu/sebln/setahun, pilih mana suka. saran saya tdk perlu top up koin untuk baca cerpen ini, kecuali mau beri dukungan k author baru top up koin.
Nurlaily vianaz
Ini cuma smpe bab 22 ya? tp bagus deh klo cuma sampe situ dan tamat. Soalnya klo aku jd Sofia, gaakan pernah mau balik ke Vincent. Enak aja dia udh memperlakukan aku kyk gitu, trus mau minta balikan. Udh gitu Vincent ni tiap ngomong sm sofia kalimatnya kasar mulu. Aku jg pilih Alexander sm kyk Sofia
Read All Reviews
Godaan Penghuni Kos Puteri

Godaan Penghuni Kos Puteri

tanya gadis itu dengan suara yang agak bergetar dan tatapan mata yang tidak fokus. Arkhan mengangguk sambil memperhatikan raut wajah gadis itu yang tampak memerah. "Iya, saya Arkhan. Ada yang bisa dibantu?" Gadis itu sempat terdiam sejenak seperti lupa ingin bicara apa, lalu buru-buru menyodorkan sebuah kotak kue. "Aku Inara, Kang... salah satu penghuni kos di belakang, itu... aku mau ngasih ini buat Akang sama istri."
9.296.9K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as kost putri adara 7
Read
+Library
PUTRA sang PEWARIS

PUTRA sang PEWARIS

“Kemari-kemari, di sini ada putra Tuan Muda Luis! Ayo cepat beri salam!” “Wah benar! Sangat mirip dengan Tuan Luis. Dia pasti benar putra Tuan Luis. Selamat pagi Tuan Muda Kecil.” “Apa Tuan Muda Kecil ingin permen? Saya bawa permen banyak. Ingat nama saya Lili, ya!” Salah satu dari para karyawan itu memasukkan tangan ke dalam tas cangklongnya, dia dengan tergesa mengambil satu genggaman permen dari dalam sana sembari tersenyum lebar.
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 582 Times as kost putri adara 7
Read
+Library
Perjalanan Waktu Adara

Perjalanan Waktu Adara

Putri yang dulu hanya setinggi lututnya, kini kepalanya bahkan sudah setara dengan dada Yoshi. Lagi-lagi Dara memberi anggukan singkat. Mendorong koper yang ia bawa menuju pesawat yang akan ia tumpangi di depan sana. Melambaikan tangan sebelum menaiki tangga, sebelum pintu pesawat ditutup, sebelum dirinya benar-benar meninggalkan orang tua, teman-teman, Rumah, sekolah, Kota kelahiran dan lelaki pemilik senyum mentari. Adara pergi bukan untuk melupakan, ia hanya sedang dipaksa untuk melakukan yang terbaik dan tidak menyia-nyiakan kesempatan takdir kedua kalinya lagi.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as kost putri adara 7
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status