Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati
Setelah sekian lama, dia baru perlahan berdiri tegak kembali, mengalihkan pandangan dari peta ke Andini dan Surya, lalu berkata dengan nada pasti, "Peta ini asli."
Tanpa menunggu pertanyaan dari siapa pun, Soekarno menunjuk ke salah satu cabang lorong di peta yang tampak biasa saja, tetapi garisnya sedikit buram. Dengan suara rendah, dia menjelaskan, "Di Negara Tarbo, pemakaman megah sangat umum, terlebih lagi makam kekaisaran."
"Demi menjaga rahasia struktur makam, para perajin yang terlibat dalam pembangunan inti sering kali tak luput dari nasib dikubur hidup-hidup, selamanya terpendam di bawah tanah."
Bab Populer