Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dokter, Jangan Menyentuhku Lagi

Dokter, Jangan Menyentuhku Lagi

“Dia masih hidup? Lalu, siapa yang dulu dikubur itu? Nggak bisa aku biarkan!” Lalu, dengan napas memburu, dia memicing tajam sebuah foto bangunan beserta alamat lengkapnya.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai foto di kuburan
Baca
+Pustaka
Setelah Aku Tiada, Tuan Mafia Memohon Cinta

Setelah Aku Tiada, Tuan Mafia Memohon Cinta

Membawa simbol kematian itu menuju kompleks pemakaman yang terletak di area taman belakang. Sebagai pemimpin barisan, Clara berjalan paling depan. Kedua tangannya mendekap erat bingkai foto Sabiya yang dihiasi untaian bunga mawar. Langkah kaki Clara yang beralaskan sepatu hak tinggi, terasa begitu mantap di atas rerumputan basah. Seluruh kerabat mengikuti dalam keheningan. Mereka membentuk barisan panjang yang menyerupai lautan berwarna hitam.
1051.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai foto di kuburan
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Valen Ash
Hai kak salam kenal ceritanya keren banget kalau boleh mampir ke ceritaku ya judulnya "CEO itu tak bisa menyentuh wanita kecuali aku" kisah hubungan satu malam yang berakhir dengan pernikahan kontrak karena kepentingan. Jangan lupa tinggalkan komentar terimakasih
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Bapak-bapak yang memegang cangkul, langsung menggali lagi kuburan yang baru mereka tutup. Warga desa yang penasaran, perlahan mendekat, ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi. Semakin lama, galian tanah semakin dalam. Dan papan kayu penutup liang lahat mulai terlihat. Bapak-bapak cepat mengangkat kayu-kayu itu, hingga menyisakan jenazah yang tadi diyakini jenazah Fatih, terbujur kaku di dalam lubang.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai foto di kuburan
Baca
+Pustaka
Pelukan Hangat Musuh Keluarga

Pelukan Hangat Musuh Keluarga

Bahkan mereka tidak bisa bergantung pada CCTV jalanan karena sejak sehari sebelumnya sudah dalam kondisi mati. "Apa menurutmu dia sudah mati, Violet? Mungkin seseorang menguburnya sehingga sulit bagi kita untuk menemukannya." Karena tidak mungkin bagi mereka untuk menggali setiap tanah yang tampak seperti timbunan baru. Karena sampah yang bisa terurai pun kadang sengaja dikuburkan. Itu hanya akan menunda-nunda waktu. "Menurut saya itu kemungkinan terbesar selain dugaan kita kalau ada seseorang yang membawanya."
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai foto di kuburan
Baca
+Pustaka
JEJAK SANG PEWARIS

JEJAK SANG PEWARIS

Sosoknya terlihat elegan di bawah terpaan cahaya bulan yang bersinar temaram, diam tak bergerak dengan kedua tangan saling bertaut di belakang punggung seperti sedang menunggu sesuatu atau seseorang. Angin bertiup makin kencang, merontokkan ratusan kuntum bunga kamboja berwarna merah dan putih hingga beterbangan lalu berguguran di atas 84 gundukan pusara baru yang tanahnya terlihat masih merah dan basah. Gundukan tanah merah yang masih sangat baru itu adalah kuburan para pengawal dan anggota Keluarga Baruna yang tewas karena terlibat dalam tragedi berdarah malam kemarin. Dua di antara puluhan gundukan baru itu adalah kuburan adik kesayangan dan putra sulung Mayor Marlon, Marcel Baruna dan Th
1025.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 923 kali sebagai foto di kuburan
Baca
+Pustaka
Mad Blooming Queen

Mad Blooming Queen

Lubang besar yang menganga di atas tanah terlihat, apabila keduanya mendekat maka mereka akan melihat banyaknya serpihan kayu dari peti mati yang digunakan untuk mengubur Fiona ada di bawah sana. “Apa yang terjadi?!!” teriak pria kedua dengan panik. Mereka tidak menyangka kalau lubang kuburan yang mereka tutup akan terbuka lagi. Kalau begitu bagaimana dengan anak kecil yang ada di dalamnya? “Hei, 1000 poin untuk sebuah mainan yang hanya bisa bertahan dalam satu permainan terbuang percuma. Bonekanya tidak bertahan lama.” Sebuah suara merdu khas anak perempuan pun terdengar.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai foto di kuburan
Baca
+Pustaka
Suami Miskinku Ternyata Konglomerat

Suami Miskinku Ternyata Konglomerat

Bahkan kabarnya belum ditemukan sampai saat ini, dibiarkan saja di dalam timbunan tanah, karena pada jaman itu, alat-alat berat belum disimpan dan sebanyak sekarang. Risma meraba, ada satu foto yang terselip di antara foto yang lainnya, di lihatnya foto tersebut. Dengan wajah yang masih basah, dia tersenyum karena melihat foto yang terakhir ini. Foto mereka bertiga. Almarhumah sang ibu, dirinya yang masih dalam gendongan, dan foto almarhum bapaknya, Juragan Hasyim di usia muda.
9.11.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44.6K kali sebagai foto di kuburan
Tampilkan Ulasan (120)
Baca
+Pustaka
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan Risma dan Riswan bikin makin betah. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
MISTERI TUSUK KONDE

MISTERI TUSUK KONDE

Ia menangis di depan kuburan Wisnu. Aldo mencari sebuah cangkul di tempat penyimpanan peralatan jenazah yang ada di tengah kuburan dekat dengan sebuah pohon kamboja. Setelah mendapatkan yang ia cari, segera Aldo menggali sedikit tanah kuburan Wisnu. Bungkusan kain kafan yang sebelumnya sudah diberikan Nayla pada Aldo langsung diletakkan di dalam galian tanah. Setelah selesai Aldo langsung menutupnya kembali.
1025.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 740 kali sebagai foto di kuburan
Baca
+Pustaka
PERMAINAN SUAMI DAN IBU TIRI

PERMAINAN SUAMI DAN IBU TIRI

Dia menggunakan senter ponselnya menerangi jalan dan entah kemana tujuannya membawaku kali ini. Tidak begitu jauh dari jalan utam kami berjalan memasuki hutan lindung ini, dia menghentikan langkahnya di dekat sebuah pondok, yang lebih membuatku terpana dengan perasaan tidak karuan, dia berdiri di samping pondok tersebut dan tepat di depannya ada sebuah kuburan. “Kuburan siapa ini?” tanyaku setelah berdiri di sampingnya manatp ke batu nisan. Nama di batu nisan itu tidak terlihat jelas karena malam.
27.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 670 kali sebagai foto di kuburan
Baca
+Pustaka
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Terpaut beberapa tombak di arah timur laut dari posisi Bungo berdiri di satu pohon besar tersebut, ada seorang pria yang terlihat kurus, nyaris telanjang, dengan rambutnya yang panjang tapi urakan. Tebakan sang gadis cukup mengena karena penampilan pria yang tidak terlihat wajahnya itu memang lebih mirip seperti seorang yang hilang ingatan. Pria itu berkulit putih pucat, dia berlutut menghadap sebuah gundukan tanah hitam, seperti sebuah kuburan. Tapi anehnya, Bungo belum pernah melihat kuburan seperti itu sebelumnya. Biasanya, orang-orang di Tanah Andalas membuat kuburan berbentuk panjang, tidak bulat membukit seperti yang ia lihat sekarang itu.
1074.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai foto di kuburan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status