Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PESONA PRIA RIVAL SUAMIKU

PESONA PRIA RIVAL SUAMIKU

Ia mulai menulis daftar kebutuhan dasar di secarik kertas: beras, sabun, air galon, minyak, dan sedikit pulsa. Suara anak-anak tertawa dari luar membuatnya menoleh. Salah satu dari mereka memegang kucing kecil yang kotor. “Kucingnya lucu, ya,” sapa Kenna dari balik jendela. Anak kecil itu tertawa. “Namanya Blacki! Soalnya warnanya hitam mulus!” Kenna tersenyum untuk pertama kalinya hari itu. “Kamu rawat yang baik, ya.”
103.5K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as kucing manja
Read
+Library
Terperangkap Gairah sang Mantan

Terperangkap Gairah sang Mantan

“Aku butuh kucing yang besar. Yang bisa menemaniku tidur.” Mina mengangguk paham. “Jadi kamu butuh macan…” Mina bergerak seperti akan mencakar Ren. “Aaang!” ucapnya memperagakan bagaimana Macan mengaung, namun dirinya malah terlihat seperti kucing yang lucu. “Jangan seperti ini…” Lirih Ren. “Kenapa?” Mina mengerjap. “Kamu terlalu lucu, aku jadi ingin memakan kamu.”
9.590.8K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as kucing manja
Read
+Library
ISTRI BARU MANTAN SUAMIKU

ISTRI BARU MANTAN SUAMIKU

*** "Ini semua kucing Om Rian?" Tiara membelalak takjub. Kami baru saja sampai di rumah Adrian dan langsung saja dia menawarkan Tiara untuk melihat kamar khusus tempatnya merawat kucing kucing itu. Tiara tampak gemas, diraihnya seekor kitten jenis anggora berbulu abu abu yang sangat cantik. Dielusnya lembut dan disurukkannya wajah di bola bulu itu.
10111.4K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as kucing manja
Read
+Library
Cinta Sagita

Cinta Sagita

Kedinginan dan kelaparan. Besoknya Cika membeli kucing baru. Dari Pet Shop. Seekor kucing persia. Bulunya panjang, halus dan lembut. Namun sayangnya, Cika menyadari satu hal. Kucing itu, walaupun lebih cantik dari kucingnya yang terdahulu. Namun pemalasnya minta ampun. Tidak bisa buang air besar mandiri di luar rumah seperti kucing kampungnya. Kucing itu buang air besar sesukanya. Gampang sakit. Perwatannya mahal. Bahkan lebih mahal dari perawatan Cika sendiri. Put kucing itu tidak ramah. Tidak seperti kucing kampungnya dulu. Cika merana.
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 520 Times as kucing manja
Read
+Library
Awas Cakar! Bodyguard-ku Menjelma Kucing Manja

Awas Cakar! Bodyguard-ku Menjelma Kucing Manja

"Mana Mochi? Mana kucingku?" Juno menelan ludah. "Kucing? Saya tidak melihat kucing di sini, Nona." "Tadi ada di sini! Kucing abu-abu yang sangat manis," Arina mulai mencari ke bawah meja dan di balik gorden. "Mochi! Mochi, kamu di mana?" Juno hanya bisa berdiri kaku, merasa bersalah sekaligus konyol. Mochimu sedang berdiri di depanmu sekarang, Nona, dan dia sedang berusaha keras untuk tidak terlihat panik, pikirnya.
10485 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as kucing manja
Read
+Library
Gara-gara Selembar 50 Ribu

Gara-gara Selembar 50 Ribu

Doni justru menggodanya. "Itu ada Buki, 'kan?" Doni menunjuk kucing kecil yang tidur di dekat bantal Nisa. Kucing domestik yang sangat disayangi Nisa karena kelucuannya. Iman tidak mengerti kenapa Nisa dan Doni sangat menyayangi kucing itu hingga membiarkannya tidur di kasur bersama mereka. Sepertinya kucing itu juga merindukan Nisa. Biasanya Iman akan segera mengusirnya dan mendapat protes keras dari Nisa dan Doni.
103.5K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as kucing manja
Read
+Library
Kekasih Tuan Muda

Kekasih Tuan Muda

Dia menarik wajah Yuna, mengecup bibir tipis Yuna dan seluruh wajah perempuan itu. “Kenapa? Tidak suka, ya?” Sejujurnya, Kennan suka-suka saja. Namun, ia ingin mendapat panggilan lebih manis. “Kurang manis, Sayang,” kisiknya. “Maaas,” rajuk Yuna dengan suara begitu manja dan pipi bersemu. Ia kira, nada suaranya yang kurang manis, jadi yahh ... Dia buat semanis mungkin.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as kucing manja
Read
+Library
Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Tawa yang nyaris tidak terdengar, tapi nyata. "Aku dulu punya kucing," kataku pada kucing itu, seperti dia benar-benar kucing biasa. "Namanya Oreo. Bulunya hitam putih. Dia suka tidur di pangkuanku saat aku belajar." 'Miaong,' sahut kucing itu, seolah dia mengerti. "Rindunya...," lanjutku, mataku berkaca-kaca lagi. "Rindu rumah. Rindu tempat tidurku yang empuk. Rindu masakan ibuku. Rindu... semua yang biasa."
104.6K viewsCompletedAdded to Library 119 Times as kucing manja
Read
+Library
Terjerat Gadis Manja

Terjerat Gadis Manja

Nasha melanjutkan. “Gue cuman nggak suka sama sifat manja dan childishnya, Na. Hanya karena cemburu, dia mau ngerusak pesta seseorang.” “Lo nggak suka pacar lo manja? Ya Tuhan, padahal gue ngarep banget pacar gue bersikap manja. Pasti lucu banget.” Doni ikut menyahut. Lelaki berpostur paling tinggi itu mengelus tengkuk malu ketika beberapa orang disekitar memandang dirinya dengan aneh. Bagaimana tidak aneh jika suara Doni yang berat menyahut yang hampir mirip seperti pekikan.
1016.1K viewsOngoingAdded to Library 483 Times as kucing manja
Read
+Library
Living with Mr. Arrogant

Living with Mr. Arrogant

Kucing itu mengeong seolah ingin ikut menyapa ketiga orang itu. "Itu kucing siapa?" tanya Chandra menatap kucing hitam itu. "Kucingku, Mas. Baru kuadopsi kemarin," jawab Zinnia sembari menggendong Kuro. "Oh. Mamah juga suka kucing, kan? Nggak mau coba gendong?" tanya Chandra pada sang ibu. Zinnia melirik ibu mertuanya. Wanita itu terus menerus menatap si Kuro.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 259 Times as kucing manja
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status