Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jenderal Naga

Jenderal Naga

“Urusanku di sini tidaklah mendesak. Aku akan membahasnya setelah urusan Senior Chandra di sini selesai.” Urusan Banyu di sini adalah urusan kecil. Baginya, urusan Chandra adalah urusan yang terpenting. “Kalau begitu, silakan masuk,” ujar Merzia tidak lagi menolak dan langsung mempersilakan mereka semua untuk masuk.
9.11.9M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 41.0K Beses bilang kukira prioritas ternyata
Ipakita ang mga Review (251)
Read
+Library
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Basahin ang Lahat ng Review
POLIGRAF

POLIGRAF

“Syukurlah lo udah bangun. Sekarang jangan bertanya apa-apa dulu. Prioritas kita adalah tidak membiarkan preman-preman itu membawa Neta.” Ucapan Kila justru membuat Kala ingin mengajukan banyak pertanyaan. Namun, melihat bagaimana para preman mengepung mereka, Kala tahu ia harus mengikuti perintah Kila. Ia pun meneliti para preman tersebut satu per satu. Kala merasa pernah melihat mereka tapi belum bisa mengingat di mana. Tapi yang jelas mereka bukan temannya, Kala tidak bakal memilih teman dari kalangan pembuat onar di masyarakat.
107.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 200 Beses bilang kukira prioritas ternyata
Read
+Library
Belenggu Hati Mantan Suami

Belenggu Hati Mantan Suami

Pras menunduk. Kiran menarik napas panjang. Pras benar, pada akhirnya, semua pertimbangan yang mereka ambil adalah karena orangtua. Pun dengan dirinya. Skala prioritas tertinggi Kiran saat ini adalah kebahagiaan Ahmad dan Rista. “Apa kau tidak apa-apa kalau aku dekat dengan wanita lain, Ran?”
1051.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang kukira prioritas ternyata
Ipakita ang mga Review (18)
Read
+Library
repetition
Ceritanya bagus, kak. Kalo berkenan, bisa mampir ke ceritaku, ya. Judulnya "Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami." Kisah ini menceritakan sosok perempuan tangguh yang berjuang untuk mempertahankan keluarganya. Terinspirasi dari kisah nyata, terima kasih ...️
shameita
speechless.... cerita yang bagus dan bikin penasaran karena memiliki plot yang menarik, cara bertutur yang apik, susunan kata dan kalimat yang rapi hampir tak bercela, tapi sekaligus bisa di nikmati. Congrats dan semangat terus berkarya buat penulis AWB ! ...
Basahin ang Lahat ng Review
Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Aku tidak perlu mendengar jelas untuk tahu apa yang sedang dibicarakan. Tak lama kemudian, Bibi Ira menarik lenganku sambil tersenyum lebar dan berkata, "Nisa, kapan kamu pulang? Kenapa nggak pernah dengar Riko mengungkitnya? Lagi pula, sejak kapan kalian punya anak?" "Kudengar, kamu baru pulang dari studi lanjutan di luar negeri dan sekarang akan dipromosikan jadi dokter kepala di rumah sakit pusat, ya? Wah, kariermu benaran sukses, ya."
6.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 163 Beses bilang kukira prioritas ternyata
Read
+Library
OTW jadi Nyonya BOSS!

OTW jadi Nyonya BOSS!

Apa Clara memang jauh lebih penting daripada aku yang diakuinya di depan banyak orang sebagai kekasihnya? Em ... bukankah tidak ada istilah 'terlalu sibuk' dalam kamus hidup kita? Yang ada hanya tentang 'menjadi prioritas atau tidak'. Karena sesibuk apapun kita, kalau kita menjadi prioritasnya, jelas dia akan mengutamakan kita. Dalam kasus ini, ya ... setidaknya kemarin seharusnya Mas Gibran menyempatkan sekian detik saja untuk menghubungiku, tapi kenyataannya tidak sama sekali.
1065.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.0K Beses bilang kukira prioritas ternyata
Read
+Library
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

Kata-kata dan tatapan Maura menohok Rangga tepat di ulu hati. “Kau tahu pasti siapa prioritasku, Ra.” “Aku belum tahu karena kamu belum mengatakannya padaku, Kak.” Maura terus menatap suaminya. “Keluargaku. Orang-orang yang terikat darah, hukum dan perasaan, adalah prioritasku.” Rangga meraih jemari Maura dan membawanya ke atas pangkuannya. “Yuki?” tanya Maura hati-hati.
1031.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 905 Beses bilang kukira prioritas ternyata
Read
+Library
MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

“Kalau tidak, kita kalah nilai.” Alesha menggerakkan patung prajurit ke sisi barat, lalu menaruh patung rakyat di bukit kecil, suaranya mantap namun singkat, “Prioritas: rakyat dulu, benteng kemudian.” Ketegangan di udara bisa dirasakan. Gundra mendengus, wajahnya merah padam menahan amarah. Namun sebelum keputusan akhir diumumkan, tiba-tiba terdengar teriakan dari arah gerbang alun-alun:
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 109 Beses bilang kukira prioritas ternyata
Read
+Library
Cintaku Terhalang Weton

Cintaku Terhalang Weton

jawab Wira ramah tapi diam-diam ia memperhatikan kedua tamunya. “Tentu saja Pak Wiranata kami utamakan, sebab Bapak menjadi nasabah prioritas yang sangat loyal terhadap kami, ya kan Pak Danang?” tanya Dinda melirik ke arah Danang. Sekali lagi Wira mengangguk tapi belum juga membuat keputusan untuk program yang akan mereka tawarkan kali ini.
1012.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 272 Beses bilang kukira prioritas ternyata
Read
+Library
Mafia Insyaf

Mafia Insyaf

"Dan kita harus menang. Karena kalau suara terakhir ikut hilang... kita semua tinggal bayangan." Dan di suatu tempat gelap, satu nama baru mulai muncul di layar pengawasan organisasi: Rina. Nama itu disorot merah. Keterangan di bawahnya hanya satu baris pendek: "Target prioritas - Non-eksekusi kecuali perlu." ---
1.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 42 Beses bilang kukira prioritas ternyata
Read
+Library
Forever Hours

Forever Hours

Fira adalah kubu kedua, tetapi ia tetap saja bisa masuk ke kubu pertama juga. Mau bagaimana lagi, bagi anak kuliah, yang terpenting adalah mendapat nilai tinggi bagaimanapun caranya. Meskipun tugas terdengar tak masuk akal dan lontaran protes tiada berguna, pada akhirnya, tetap saja akan dikerjakan. Lagi lagi, demi nilai semata.
3.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 110 Beses bilang kukira prioritas ternyata
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status