Kyraka
"Lo harus bisa, Ka. Lo ngelakuin ini untuk Kyra, 'kan? Dia prioritas lo, 'kan?"
Raka tersadarkan. Bukan karena pukulan Vino saja, tapi juga ucapan Vino. Benar. Jika sebelumnya urusan bisnis adalah prioritasnya, kini berbeda. Setelah mengetahui beban hidup Kyra, Raka sudah tak bisa tutup mata dan hatinya lagi. Ia akan sama buruknya dengan orang tua Kyra jika tetap memikirkan dirinya sendiri, sementara Kyra mengorbankan banyak hal untuk permintaan yang sangat sederhana. Kebebasan.
Bab Populer