Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LEGENDA PENDEKAR BUNGA

LEGENDA PENDEKAR BUNGA

tanya Jalu Anggara. Arum Sari tampak keberatan dengan permintaan itu. Tetapi dia kemudian berpikir lagi kalau mereka sudah bersepakat menjadi teman. Dan kini dia juga memiliki kepentingan untuk mendapatkan kepercayaan dari Jalu Anggara. Maka pelan-pelan Pendekar Bunga melepaskan capingnya. Saat caping sudah terlepas Jalu Anggara memandang wajah Pendekar Bunga. Alangkah terkejutnya dia saat menatap wajah itu kedua matanya membelalak lebar.
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Kuntilanak dan Bunga Kematian

Kuntilanak dan Bunga Kematian

Darah Arini! Perlahan sosok itu mendekat ke arah jendela, jantung Arina kembali berdetak keras. Apalagi suara lolongan anjing itu makin terdengar pilu, seakan melakukan kesedihan yang teramat sangat. Sosok itu kini telah berdiri tepat di dekat jendela, berharap-hadapan langsung dengan Arina yang mematung tak bersuara. "Kak, ini aku Arini. Tolong...." perlahan tangan sosok bergaun putih lusuh itu bergerak naik, tampaklah kini kalau tangan itu berwarna sangat pucat. Sepucat mayat!
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 67 Beses bilang kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

tanya Lingga. "Nih, membaca artikel di internet," jawabku sambil menunjukkan layar handphoneku kepada Lingga. "Bunga ini cantik, aku melihatnya begitu senang tapi juga begitu sedih, jadi coba baca - baca di internet tentang bunga ini, ternyata memang ada kisah sedih di balik pelambangan bunga ini sebagai cinta abadi," jelasku lagi.
108.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 295 Beses bilang kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Cinta yang Ternoda

Cinta yang Ternoda

Kini ia tinggal menuju rumah terakhir di mana bunga itu dipesan oleh seseorang dan ditujukan kepada mungkin seorang kekasihnya, terlihat dari pilihan bunga mawar merah juga kartu ucapan dengan sangat romantis, Aminah bisa memastikan jika bunga itu untuk seseorang yang spesial. Sebuah perumahan mewah menghentikan langkahnya, Aminah meraih kembali koceknya mengeluarkan alamat kecil yang terakhir, Buket bunga itu bertuliskan dari Verrel untuk Clarissa, langkah gadis polos itu sedikit melambat dengan mencari bel yang sulit ditemukan, "Rumah mewah ini tak mungkin tak memiliki bel," pikir Aminah dengan menelisik sekitar,
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 123 Beses bilang kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Gadis Penjual Bunga Incaran CEO Tampan

Gadis Penjual Bunga Incaran CEO Tampan

Sedangkan, Arsen hanya tersenyum melihat Kinan yang jengkel padanya. “Memangnya bunga itu mau kamu antar kemana?” Tanya Arsen. “Saya mau antar bunga ini ke hotel Areta,” kata Kinan pada Arsen. “Hah hotel Areta! Jadi yang memesan bunga dari toko tempat Kamu bekerja itu orang dari hotel Areta,” tanya Arsen pada Kinan yang menundukkan kepalanya. “Iya Tuan,” jawab Kinan. Arsen fokus menyetir mobilnya tersebut, dan Kinan yang berada di sampingnya terdiam melihat tingkah Pria di sampingnya tersebut. Dia pun tidak mau ambil pusing dia membuang muka ke arah samping jendela mobil.
4.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 84 Beses bilang kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Apakah dia sudah merampok Bank? "Hmm, jadi namanya Langit ya? Dia benar-benar hebat, dia bisa menjawab tantangan ku, mungkin dialah orang yang aku cari selama ini!" Rosa tersenyum simpul. Sangat kontradiktif dengan keseluruhan sikapnya barusan. Jauh di lubuk hatinya yang terdalam, mulai bertumbuh sesuatu. Seperti bunga-bunga mawar yang bermekaran dalam sekejap mata. Seperti cinta kilat pada pandangan pertama. Rosa menyukai Langit! ***
9.272.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
(Not) His Sugar Baby

(Not) His Sugar Baby

Dekapan Xelle erat tak membiarkannya lepas. “Please, no, Baby girl.” *** Taburan kelopak bunga menyebar secara keseluruhan di atas dua pusara di hadapan Rose. Dia tersenyum membuka kaca mata hitam yang akhirnya memperlihatkan mata merah dan berkaca. Sentuhan Rose pelan mengenali tanah kering demi mereguk kerinduan yang membuncah. Bertahun – tahun kehilangan cinta dan kehangatan keluarga ... sampai detik ini harapan Rose masih tergantung percuma. Atau dia terlalu bodoh dan naif tidak bisa mencerna begitu banyak kebetulan terjadi. Rose ingin tenang sebentar saja, setidaknya sampai puzzle – puzzle teracak bisa disusun menjadi satu kali jalan pembuka.
10203.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.9K Beses bilang kumpulan cerpen bunga rosania indah
Ipakita ang mga Review (187)
Read
+Library
Apelope dedeliona
aku lebih yakin theo akan ttp setia, tp kali soal anak g tau klo dia emg beneran pengen punya anak. bayangin dari awal rose umpetin kehamilan, dan theo akhirnya tau tp g lama kemudian rose keguguran.. jd gmau nyalahin dia meski semua ini gara2 bapaknya
Nami chan
Kerangka ceritanya menarik, bahasanya enak dibaca, uraian ceritanya jg cakep. Konflik2nya tuh fokus tp berbobot. Haaah karya2 kak susi ga perlu diraguin sih.. Ini kek buku kelas atas gt gasih. Kata2nya tuh berat kadang otakku yg minim ini kudu mencerna baik2 biar paham ...
Basahin ang Lahat ng Review
Kau Buang Aku, Kunikahi Bosmu

Kau Buang Aku, Kunikahi Bosmu

Rosa tampak mengangguk pelan dan berjalan ke atas podium sambil membawa sebuah dokumen yang isinya begitu rahasia. Rosa segera memberikan dokumen itu pada Handi dan sekilas tersenyum pada Siti. "Wanita yang kamu kira licik ini adalah wanita berbakat yang berjuang demi membesarkan anaknya. Dia adalah penulis novel 'Cinta diatas Luka' dan 'Takdir Cinta' yang kini tengah booming. Kalian semua pasti tahu, bukan?" Semua orang tampak kaget, rasanya mereka tak percaya bisa melihat secara langsung penulis terkenal yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan.
9.3461.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 12.9K Beses bilang kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Kukembalikan Kesengsaraanku Pada Maduku

Kukembalikan Kesengsaraanku Pada Maduku

terang Bunga. "Awas kamu ya, jangan main-main denganku!" ancam Rosa. "Lebih baik, Nyonya yang jangan main-main dengan Pak Bram," bisik Bunga sembari mendekatkan bibirnya pada telinga Rosa. "Apa maksud kamu?" tanya Rosa sembari mengerutkan keningnya. "Percayalah, banyak hal yang tidak Nyonya ketahui tentang suami Nyonya," bisik Bunga lagi, yang kemudian berjalan ke kamarnya, meninggalkan Rosa yang masih kebingungan.
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 66 Beses bilang kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Selamat Malam, Tuan Ares

Selamat Malam, Tuan Ares

Itulah satu-satunya penjelasan kenapa wanita bodoh begitu mudah tertarik dengan kata-kata berbunga-bunga dan sejenisnya. "Baiklah. Aku akan membayarmu kembali...” Ketika Rose kembali ke asrama hari itu, ia menemukan apartemennya telah berubah menjadi lautan bunga yang bermekaran. Ada berbagai macam mawar dalam berbagai warna, bentuk, dan ukuran—dikelompokkan dan digabungkan menjadi satu. Itu membuat Rose terkejut cukup lama!
9.43.0M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 81.0K Beses bilang kumpulan cerpen bunga rosania indah
Ipakita ang mga Review (884)
Read
+Library
Syadia Lydia Kurui
Ada kalahnya cerita ini mendatar..tapi Ada kalaNya sangat membuat pembaca berimosi..mengikut rentak cerita.. saya suka membacanya..walaupun cerita terkadang rumit untuk saya fahami bahasanya.. cerita Yang sangat panjang..tapi best......️...️...️ apakah cerita ini Akan Di nasihatkan?
Lia Wu
pengen baca tapi bab nya buanyak banget, udah mager duluan takut muter muter banyak drama,,, tang udah baca spill donk, didalamnya ada 2 cerita atau cuma 1, biasanya kan nyambung sama kisah percintaan anaknya
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status