Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Secret Behind The Rose

The Secret Behind The Rose

ujar Aina yang diangguk senyum oleh Dea dan beristirahat duduk di sebelahnya sambil melihat apa yang Aina tulis. “Angin melaju kencang, membawa serpihan bunga mawar kesayanganku, mereka terpisah menjadi banyak, berlari menjauhiku, kini tersisa tangkai yang setia, mengakar di tanganku, entah apakah tangkai ini akan ikut pergi menyusulmu, atau akan tetap diam dan bertahan untuk hidup bersamaku.”- Rose- “kata-kata kamu dalam sekali Ai, aku tersentuh, sepertinya kamu senang menulis ya?” ucap Dea begitu kagum dengan karya tulis Aina.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Permintaan Gila Calon Pengantin

Permintaan Gila Calon Pengantin

tanya ibu itu sambil tersenyum lebar. Bu Indah pun tersenyum bangga sambil menepuk bahu Rosa pelan. "Oh, kenalkan ya, ini Neng Rosa. Dia sedang menginap di vila tempat saya bekerja," jawab Bu Indah. Dengan sopan dan ramah, Rosa sedikit membungkuk lalu menyapa, "Saya Rosa, Bu. Senang sekali bisa berkenalan dengan Ibu." "Wah, sopan dan cantik sekali kamu, Neng," puji ibu itu lagi. "Kebetulan mau beli apa di sini, Nak?"
105.2K viewsOngoingAdded to Library 202 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

Dari pembicaraan para orang tua mereka, anak-anak muda itu setidaknya mendapat insight, bahwa bunga mekar itu memang membutuhkan waktu, begitu pula keindahan butuh kesabaran dan ketelatenan menunggu juga menjaganya agar bisa kita gapai. “Ayo mas, ulangi lagi cerita tentang seorang senopati perempuan asal Madiun yang bernama Retno Dumilah itu, biar anak-anak pada ngerti,” pinta pak Pur pada pak Mardi yang membuat Diandra dan Retno yang pada asyik sendiri tiba-tiba menjadi begitu berminat mengikuti ceritanya. “Wah, gimana tuh yah ceritanya?,” Tanya Retno pada sang Ayah antusias.
1.0K viewsOn holdAdded to Library 31 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Patah Hati Membuat Tuan Presdir Jadi Hampa

Patah Hati Membuat Tuan Presdir Jadi Hampa

Tanpa diduga, Dewa memetik setangkai bunga yang tumbuh liar di pinggir jalan. “Untuk istriku yang baik hati,” ucap Dewa sembari menyerahkan bunga jingga ke tangan Rosalyn. Bunga ini bukanlah sesuatu yang dibandrol harga mahal atau langka. Bahkan sepanjang pinggir jalanan ini ditumbuhi tanaman liar berbunga jingga serta kuning. Bagi Rosalyn, pemberian Dewa jauh lebih berharga dibanding benda-benda mahal.
1059.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder

Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder

Kebun itu adalah tempat Rania sering menghabiskan waktu untuk mencari inspirasi. Di kebun bunga, hamparan warna-warni bunga terbentang luas sejauh mata memandang. Rania berjalan perlahan di antara barisan bunga, menyentuh kelopaknya dengan lembut. Perasaan nostalgia semakin dalam. “Tempat ini benar-benar surga, ya,” kata Rita sambil menghirup aroma segar dari udara. Rania mengangguk. “Iya, Ma. Aku selalu merasa lebih tenang di sini. Rasanya semua beban hilang begitu saja.”
9.612.6K viewsOngoingAdded to Library 416 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Show Reviews (20)
Read
+Library
Wiediajheng
ahaayyy ternyata masih ada orang yg ditugaskan Rania mengawasi Maya dan bukti2itu semua adalah senjata untuk gantian melawan dan menghancurkan Maya.. tunggulah Maya..ga akan lama lagi kehancuranmu sudah didepan mata
Kania Putri
dasar rubah betina masih aja kamu bohong terus silahkan aja lah mainkan dramamu itu yg pasti bastian udah cukup kuat tau sepak terjangmu itu. keren kamu Farel disaat suasana genting kamu datang bawa angin sejuk proyek yg kamu tangani sukses besar ini bastian happy banget
Read All Reviews
Main Api dengan Mafia

Main Api dengan Mafia

Di sana, telah tertata rapi beberapa keranjang penuh bunga potong: peony, hydrangea, baby's breath, dan tentunya—roses. "Biasanya, ayahnya Kenzo dan Kenzo sendiri sibuk main golf dengan rekan-rekan bisnis mereka. Ibu paling malas ikut. Terlalu banyak basa-basi dan ngebahas saham. Membosankan," jelas Rose sambil tertawa kecil. Nayla ikut tertawa, walau gugup. Tangannya menyentuh kelopak peony sambil menjawab, "Aku senang kok bisa menemani ibu. Terima kasih sudah mengundang aku."
1.2K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

--- Di sekitar api unggun kecil, Rhia mulai membacakan sebuah kisah. Bukan kisah pahlawan. Bukan legenda simbolik. Tapi kisah tentang seorang perempuan yang setiap hari menyiram satu bunga—meski bunga itu tak kunjung mekar. Beberapa yang mendengarkan tersenyum getir. Beberapa hanya menunduk—seolah kisah itu terlalu akrab. “Lalu?” tanya seorang anak kecil. “Bunganya tumbuh nggak?”
102.0K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

"Sini, aku akan mengajarimu bagaimana merapikan bunga, dan menggemburkan tanah di dalam pot. Bunga ini sama seperti kehidupan manusia, asalkan kamu bisa dengan sepenuh hati merawatnya, maka dia akan memberikan bunga terbaik untukmu. Menurutmu apa yang mama katakan ini benar?" Rossa terdiam, dan kemudian dia bertanya, "Jika kamu sudah sepenuh hati merawat bunga ini, tetapi dia masih tidak menunjukkan bunga tercantiknya untuk kita bagaimana?" "Kalau begitu lepaskan saja. Di dunia ini ada begitu banyak bunga yang indah, kenapa harus menangisi bunga yang tidak memberikan bunga tecantik untukmu?" Nyonya besar berkata sambil menggerakkan guntingnya memotong satu helai daun yang sudah menghitam. Ro
9.361.8K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Mentari Pernikahan Dini

Mentari Pernikahan Dini

tanya Rosa begitu sengit. Gala mengalihkan atensinya kepada seseorang yang baru saja menegurnya. Gala mendelik sinis melihat ternyata Rosa lah orang tersebut. Bukan Rosa yang Gala inginkan, melainkan Fania yang Gala butuhkan. "Oh, ya ampun! Bunga-bunga kesayangan ku ..." Rosa menjerit histeris saat mendapati bunga-bunga kesayangannya yang ia rawat seperti anak sendiri berakhir tragis juga di atas tanah dan pot mahalnya pecah akibat tendangan Galaksi.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
DICERAI KARENA STRETCH MARK

DICERAI KARENA STRETCH MARK

Tak lama pintu pun terbuka, menyembul tubuh Rosana dari dalam dengan senyum semringah, ia mempersilakan Rusni dan putrinya masuk, netranya tak lepas dari tas yang didekap Rusni. "Silakan duduk, Bu! Sebentar saya ambilkan minum dulu," ucap wanita itu ramah, ibu dan anak itu mengangguk dengan senyum lebar. Detik selanjutnya Rosana melesat ke arah dapur, membuatkan minum untuk mangsanya. Ya, Rosana hanya nama samaran, dia adalah penipu kelas kakap yang kini jadi buronan polisi.
11.0K viewsCompletedAdded to Library 408 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status