Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dosenku Suamiku

Dosenku Suamiku

Belum selesai memasukkan botol bening berisi susu, salah satu temannya bernama Budi meneriakkan namanya. "Nia, tolong bantu bertugas di depan! Pengunjung mulai berdatangan!" "Siap, Mas!" "Sini, aku yang lanjutin! Kamu bantu di depan." Rania mengangguk, bergegas merapikan penampilannya serta pasmina yang diikat ke belakang. "Selamat datang di kafe Ceria, kafe romantis untuk kawula muda." Rania memasang senyum semanis madu dengan suara dibuat semerdu seruling, tetapi apa daya sedikit malu masih dirasanya.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 292 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Tragedi Cinta Bunga

Tragedi Cinta Bunga

Ada aroma harum semerbak, khas bunga dan akar tetumbuhan yang tercium di setiap helainya. “Sebagian orang berujar bahwa cinta itu buta,” ujar Bunga berfalsafah. “Memandang sosokmu, Kang, rasanya … aku melihat ada banyak pesona luar biasa yang mampu meluluhkan kebekuan hati selama ini. Alam pikiranku … membutakan semua tentangmu. Yang kurasa setiap kali bersamamu adalah ... kenyaman yang teramat, saat Akang berada di dekatku,” imbuh kembali Bunga menjawab seraya menjatuhkan wajah di dada Syaiful yang bidang dan berbulu. Mata gadis itu terpejam, menikmati kenyaman dan kehangatan yang hadir menyelimuti wajahnya yang merona.
102.2K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Dream Boy (Indonesia)

Dream Boy (Indonesia)

Ia masih bergelut dengan peralatan menggambar di pangkuannya. “Hai, apa kamu murid baru? Aku akan menuntunmu menuju lapangan” ulur tangan Rose pada murid baru itu. “Nggak butuh” ujarnya ketus. Gadis berambut merah bersemu oranye panjang itu memasukkan semua alat menggambarnya lalu berdiri dan meninggalkan Rose menuju lapangan. Vic yang tadinya sedang memamerkan wajah cantiknya pada adik kelas langsung mengampiri Rose yang tengah bengong.
104.6K viewsOn holdAdded to Library 95 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Wanita Penjual Bunga

Wanita Penjual Bunga

tanya Metha ingin tahu apa yang terjadi pada bunga lily tersebut. Sebelum berucap, gadis kecil itu mengusap kedua pipinya yang basah akibat air mata kesedihan yang turun dari kedua mata indah tak berdosa. "Tadi aku sedang menyeberang jalan, bunga lily itu aku simpan di tas pemberian ibuku. Aku tidak sadar jika robekan tasku membesar dan membuat bunga lily itu terjatuh di sana. Saat aku sadar dan ingin mengambil bunga lily itu, tiba-tiba ada sebuah mobil yang datang dan melindas bungaku tanpa sengaja," jelas anak kecil itu seraya memperlihatkan robekan pada tas kecilnya yang terbuat dari kain katun.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Keesokan harinya, di dalam aula. Tempat pernikahan itu didekorasi dengan lembut oleh bunga-bunga segar dan kain tile putih. Cahaya matahari menembus jendela kaca patri, menjatuhkan bayang-bayang cahaya yang berwarna-warni dan berpendar. Para tamu undangan mengenakan busana terbaik mereka, berbincang sambil tertawa dan tersenyum. Semuanya menantikan kemunculan Calvin dan Tania.
3.5K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Rahasia Bunga Kampus

Rahasia Bunga Kampus

Namaku Marina Rasha, mahasiswi tahun pertama jurusan tari. Belum satu bulan sejak kuliah, sudah secara diam-diam disebut sebagai bunga kampus oleh para pria. Saat berjalan di kampus, tatapan-tatapan itu melingkari tubuhku seperti ular, dari dada hingga ke paha, lalu kembali ke wajahku. Aku tahu apa yang mereka pikirkan, pikiran-pikiran kotor dan penuh nafsu.
63.5K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Cinta Romantis Bagaikan Buih

Cinta Romantis Bagaikan Buih

“Nona, perhiasan apa yang mau anda buat?” “Cincin ini, bantu aku leburin.” “Cincin ini ada ukiran harusnya mempunyai makna spesial, benaran mau leburin?” “Iya, tolong dipercepat.” Setengah jam kemudian, Chinta membawa pulang satu kotak perhiasan yang sangat cantik. Saat Ravi pulang sudah malam jam 10an. Ravi membawa satu ikat bunga segar: “Maaf Chinta, belakangan ini sibuk kerja tidak menemanimu. Ini bunga kesukaaan freesia, suka nggak?
15.3K viewsCompletedAdded to Library 429 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
DiSUKAI SILUMAN ULAR

DiSUKAI SILUMAN ULAR

Wanita cantik itu, memang memiliki aroma tubuh yang sangat wangi. Tentu saja, karena Rosa memang selalu mandi dengan berendam di air yang diberi beragam bunga yang memiliki wangi khas juga diberi beberapa tetes minyak kasturi. Untuk menyamarkan bau tubuhnya yang sebenarnya. Meskipun wujud Rosa tak bisa kembali lagi pada wujud aslinya. Namun aroma tubuhnya tetap melekat kuat. Sehingga dia harus rajin berendam di air kembang, agar Hasan tak curiga.
9.312.6K viewsCompletedAdded to Library 415 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
Yang Terpilih

Yang Terpilih

Namun dia lupa, saat ini dirinya sendiri berada dalam cerita drama kehidupan yang tak seorang pun tahu akhir ceritanya nanti. Rosa beranjak ke kamar tidurnya lalu memilih gaun rumah yang menarik hatinya. Selembar gaun santai bergambar bunga tulip merah dipilihnya. Pilihan yang tepat, karena tulip menandakan perasaan penuh cinta. Selesai mandi Rosa melakukan rutinitas seperti yang diajarkan oleh Giselle, mengoles perutnya dengan krim anti selulit agar kulit perutnya tidak pecah, lalu memasang krim malam di wajahnya. Kulit Rosa yang pada dasarnya sudah bagus, perawatan selama ini membuat kulitnya semakin tampak sehat.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
CEO Arogan Itu Ayah Anakku

CEO Arogan Itu Ayah Anakku

Suara desah mengalun memikat kedua jiwa yang sedang dalam ikat sederhana, mengalirkan keinginan yang menggelora. Mereka terus mengambil napas dalam-dalam dan tetap bisa merasakan getaran dari gairah yang menggelora dalam dadanya. Hingga pada akhirnya, tubuh mereka mengguncang, menandakan puncak terakhir dari asmaraloka yang mereka berdua lakukan. ***** “Bukit berbunga. Bukit yang indah, di sana kita datang berdua memadu cinta.” Rosalie bersenandung sambil memperhatikan tanam bunga-bunganya. Rosalie akan menghabiskan waktunya untuk shopping dia juga akan melihat koleksi-koleksi bunganya.
9.667.3K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as kumpulan cerpen bunga rosania indah
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status