Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Kau, Aku & Papimu

Antara Kau, Aku & Papimu

Ada tiga buah kursi terbuat dari besi dengan motif pada bagian pegangan kursi berisi daun dan pada ujungnya melingkar, serta pada bagian sandarannya tampak dibuat garis-garis horizontal. Di depannya ada sebuah meja yang terbuat dari besi dengan motif melingkar pada bagian sisi kaki kursi. Dan kursi itu warna putih dengan spons pada dudukan kursi berwarna hijau tua. Serta ada sebuah pot kaca setinggi tiga puluh centimeter berisi pohon sri rejeki yang berdaun hijau pekat.
9.781.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai kursi bulat
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Parikesit70
Terima Kasih untuk Pembaca Setia Parikesit70 yang udah ikut sampai ke sini.. Terharu... dan sulit utk diungkapkan dgn kata-kata. Apalah arti cerita ini tanpa dukungan dari kakak semua Love You All Sekebon yaa.........️...... ...️LOVE...LOVE...LOVE...️
Pepermints
duh baru bisa baca kak, kemaren sakit dan harus dikurangi hpnya .......padahal udah kangen bgt sama erlangga........ love love pokoknya.. maksih ya kak.. semangat terus nulisnya.. jangan lupa istrhat.. .........
Baca Semua Ulasan
Pedang Guntur Kaisar Kematian

Pedang Guntur Kaisar Kematian

Di tengah ruangan, terdapat sebuah meja besar nan bulat yang terbuat dari kayu mahoni yang sangat indah, di mana para pemimpin dan guru akademi biasanya duduk selama pertemuan penting. Kursi-kursi kayu berderet rapi mengelilingi meja, memberikan kesan kehormatan dan keanggunan. Sun Long berdiri di hadapan pemilik Akademi Tianlong, seorang teman dekatnya yang selalu pergi menjelajahi dunia bersama-sama.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai kursi bulat
Baca
+Pustaka
Dalam Jeratan Bodyguard Tampan

Dalam Jeratan Bodyguard Tampan

Meja dan kursi terlihat terbuat dari kayu jati, berat dan kuat. Di atas kursi duduklah seorang pria yang tak lain adalah Dodi. Ia tengah meminum secangkir kopi dengan nikmat, matanya memandangi Grita tanpa ekspresi. Grita menutup pintu dan berjalan mendekat. Di meja sudah tersedia secangkir teh untuknya. “Duduk,” ucap Dodi. Grita menurut, tapi tak tertarik menyentuh teh itu.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai kursi bulat
Baca
+Pustaka
Excite 17

Excite 17

Itu kenapa aku menyebut hari melelahkan pasti dimulai dari sini. Aku mengikuti Milen yang sedang memilih-milih kursi. Padahal semuanya tampak sama saja. Kursi-kursi dilapisi kain berwarna putih dan disusun mengelilingi meja berbentuk bundar yang juga dilapisi kain berwarna senada. "Mau dimana sih, Mba?" "Kira-kira nanti Mr. Lambert duduk dimana ya?"
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai kursi bulat
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Rhadeena Natasha
walaupun suda baca berulang2 kali debaran jantung ku masih sama . bab sedih , bab gembira . terasa sehingga ke jantung tiap kali menghayati setiap bab . seolah2 aku yang merasai keterpaksaan watak dlm cerita ni . mmg best .
KookiePinky
Ahey, nama Pak Guru seperti nama dosenku yang cukup, ehem, meresahkan ......... first ketemu dah nyosor aja si Bapake. Btw, semangat ya thor lanjutinnya. Terus ada sedikit krisar, perihal dialog tag, bisa dicari tahu lagi karena kulihat antara dialog tag dan action itu belum bisa author bedain Semangat
Baca Semua Ulasan
Gadis Penari Sang Presdir

Gadis Penari Sang Presdir

ucap Sahara, menepuk-nepuk pegangan kursi dan mengayuhnya pelan. Roy menunduk di belakang istrinya. “Aku sudah tahu kalau kamu pasti akan menyukainya. Aku mendesain kursi ini sendiri dan membuatnya di tempat produksi furniture langganan. Kursi ini kunamakan Talita’s Baby dan aku sudah mematenkannya. Aku bisa memastikan kalau hanya istriku yang menggunakan model kursi ini. Berbahan kombinasi dari kayu dan besi yang kuat. Bisa dipakai untuk sekedar duduk bersantai, dan nyaman saat kamu menyusui atau menimang bayi.” “Suamiku memang hebat. Ternyata juga jago mendesain,” ucap Sahara, meraba dagu Roy yang menunduk di atas bahunya.
9.91.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.3K kali sebagai kursi bulat
Tampilkan Ulasan (295)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Joanne Irene
walaupun novel ini udah lama, dan aku baru tau dan baru baca. tp jujur novelnya bagus banget. awalnya masih agak bingung dengan alur ceritanya, tapi pas udah ngalir aja, malah candu banget bacanya. terima kasih author. bisa kali S2? wkwkkwkwkw
Baca Semua Ulasan
Kurir Pemilik Sistem

Kurir Pemilik Sistem

Lantainya marmer hitam mengkilap, memantulkan bayangan lampu-lampu kota dari jendela kaca besar yang membentang dari lantai hingga langit-langit. Di tengah ruangan, seorang pria duduk di kursi kebesaran berbahan kulit hitam. Kursi itu besar, sandarannya tinggi, hampir seperti singgasana. Pria itu menyandarkan kepalanya di sandaran kursi, matanya yang tajam menatap ke luar jendela, menikmati pemandangan city light Jakarta yang gemerlap. Di tangan kanannya, sebatang cerutu Kuba menyala, ujungnya berwarna merah membara, asap putih tipis mengepul ke udara, membentuk lingkaran-lingkaran yang perlahan menghilang.
10954 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kursi bulat
Baca
+Pustaka
Setelah Melepasmu Pergi

Setelah Melepasmu Pergi

Mataku menyusuri sekitar, mencari benda tajam yang bisa kugunakan untuk memotong tali ini. Ada potongan genteng di sudut ruangan ini. Aku harus berusaha bergerak agar kursi yang melekat di badanku ini bisa bergerak menuju potongan genteng itu. Sekuat tenaga aku menggeser kursi ini, tapi sia-sia. Kursi ini terbuat dari kursi jati tua. Berat dan masih kokoh. Rasanya aku tak bisa menggesernya dalam posisi terikat seperti ini.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 602 kali sebagai kursi bulat
Baca
+Pustaka
Cinta Satu Malam Tanpa Komitmen

Cinta Satu Malam Tanpa Komitmen

Itupun abu-abu hanya sedikit sekali, hitam dan putih yang mendominasi segalanya. Tatanan ruang tamu Valerie sangat rapih, tidak ada satupun barang yang tidak pada tempatnya. Lebih tepatnya, tidak terlalu banyak barang di ruangan itu. Hanya sofa berukuran sedang 2 buah, dengan lemari buku di sampingnya. Sisanya hanya terbentang karpet bulu berwarna hitam. Suasana yang nyaman untuk ngobrol tanpa terkesan formal. Kemudian bergeser sedikit ada sebuah meja makan besar berbentuk bulat, dan 3 buah kursi yang mengelilinginya. Juga sebuah kulkas di dekatnya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kursi bulat
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Aula Pesangrahan Suci adalah sebuah aula yang biasa digunakan oleh Padepokan Dharma Semesta untuk melakukan pertemuan-pertemuan penting ataupun darurat. Di ruangan itu, hanya ada sebuah meja berbentuk bundar yang sangat besar, dimana disekeliling meja bundar itu hanya ada 10 kursi yang disusun mengikuti tekstur bundar meja tersebut. Dan kini kursi-kursi itu sudah tampak diisi oleh para ketua-ketua perguruan. Hanya satu kursi yang dibiarkan kosong karena memang khusus disediakan untuk Mahaguru Ummi Ayu.
9.5243.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai kursi bulat
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Jangan lupa mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda'
Baca Semua Ulasan
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

Yuki menunjuk dental chair yang terletak di salah satu pojok ruangan. “Hei, apa itu tidak terlihat keren? Itu kursi robot warna hijau yang canggih. Kemari, aku akan tunjukkan kehebatan kursi ini.” Daren mengulurkan tangannya. Yuki ragu sejenak sebelum meraih tangan besar itu dengan mantap. Selama beberapa menit, Daren menunjukkan bagaimana kursi mengerikan itu bisa naik turun dan rebahan seperti robot.
1031.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 753 kali sebagai kursi bulat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status