Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

Di kursi belakang, terdapat satu kotak cheesecake dari toko bakery Jepang terkenal bernama Chateraise dan juga buket bunga miliknya. “Akira… ” Giselle mencoba membicarakan satu hal yang mengganjal pikirannya dari tadi pagi. “Hhmm?” “Aku nggak yakin kamu mau bertemu dengan keluargaku, apalagi setelah aku cerita soal mereka waktu itu,” ujarnya pelan. Akira menatap Giselle sejenak sebelum akhirnya dia kembali menatap jalanan Jakarta sore ini.
1029.7K viewsCompletedAdded to Library 920 Times as kursi jasmine
Read
+Library
Jatuh Cinta Jalur Karma

Jatuh Cinta Jalur Karma

Sampai akhirnya, Pak Alam menyuruh Khai untuk duduk di bangku kosong yang berada tepat di belakang Juleha. Khai menangkap Juleha yang tengah melihatnya sambil mengerucutkan bibir. Baginya, ini adalah hiburan menemukan cewek yang tak suka terhadapnya adalah barang langka. Dia segera menuju bangku miliknya lantas duduk di samping Bimo. Sengaja dirinya menarik kursi hingga ke depan kemudian mencondongkan tubuh dan berbisik tepat di telinga Juleha. "kayaknya, gue bakal betah di sini karena ada lu."
2.2K viewsOn holdAdded to Library 58 Times as kursi jasmine
Read
+Library
Priaku di Kursi Roda

Priaku di Kursi Roda

Kali ini aku harus bisa menyeleksi siapa yang memang baik terhadapku, atau sekedar omong kosong belaka. Setelah siap segera aku pergi ke lobi hotel untuk menunggu Freza. Kami sudah menikah, bahkan pernikahan kami digelar begitu mewah dan meriah. Freza adalah seorang bos mafia dan pemilik Company Store yang terkenal sudah mendunia. Sempurna, satu kata untuknya. Sudah kaya, tampan, terkenal pula. Ada satu kekurangannya, dia cacat. Kakinya lumpuh sehingga berjalan pun menggunakan kursi roda. Tidak tahu apa yang terjadi pada Freza. Walau begitu tidak mengurangi jumlah popularitas yang memuja dirinya.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as kursi jasmine
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Saat Selin mulai terlihat mengantuk karena kurang tidur menyiapkan perlengkapan pre-wedding semalam, ia merasakan kursi di bawahnya bergerak pelan. Rendra menekan tombol sandaran kursi Selin, memiringkannya ke posisi yang lebih nyaman tanpa mengeluarkan suara. Saat Selin hampir terlelap, sebuah jaket mendarat lembut di bahunya. Selin mencium aroma parfumnya yang lembut, bercampur dengan udara dingin dari AC pesawat.
10796 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as kursi jasmine
Read
+Library
Rumah Risa

Rumah Risa

Rumah ini tampak besar dan penuh dengan barang antik—dari lukisan-lukisan yang tergantung di dinding hingga perabotan kuno yang terletak di setiap sudut. Setelah menunjukkan kamar Laras, Nyonya Harper membawa Laras ke ruang tamu di mana dia bertemu dengan Dewi dan Riko untuk pertama kalinya. Dewi, gadis kecil dengan mata besar yang penuh rasa ingin tahu, memandang Laras dengan rasa ingin tahu. Riko, yang berdiri di belakang Dewi, tampak lebih pendiam dan cemas. "Selamat pagi, Dewi, Riko," kata Laras dengan senyum ramah. "Saya Laras, dan saya akan menjadi pengasuh kalian."
10961 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as kursi jasmine
Read
+Library
THE JERK IN LOVE

THE JERK IN LOVE

kata Lucas lalu pria itu pergi meninggalkan Jasmine yang tidak bergeming. Di kantor itu ia hampir tidak pernah berbicara dengan siapa pun selain Lucas dan Xavier. Ia dikenal sebagai wanita dingin dan angkuh. Jasmine meraih MacBook-nya, jari jemarinya mulai menari di atas keyboard mencari informasi tentang orang yang bisa mendesain ruangan untuk kucing. Baru saja ia mendapatkan beberapa referensi dan mencatatnya di ponsel, Lucas kembali dan meletakkan cangkir berisi kopi panas di mejanya.
9.920.2K viewsCompletedAdded to Library 727 Times as kursi jasmine
Read
+Library
Bangkitnya Istri yang Dibuang

Bangkitnya Istri yang Dibuang

Jasmine melambaikan tangannya saat melihat Kania dan juga Leonard lalu berseru dengan riang. "Kania di sini." Tanpa merasa curiga sama sekali, Kania dan Leonard menghampiri meja itu. Jasmine mengulas senyumnya melihat kedatangan Kania. Dengan sandiwara yang cukup baik, Jasmine segera menarik salah satu kursi di sebelahnya lalu menepuk-nepuknya. "Kania duduk di sini. Aku ingin kamu dekat-dekat denganku."
1030.1K viewsCompletedAdded to Library 843 Times as kursi jasmine
Read
+Library
Menikah dengan CEO Dingin

Menikah dengan CEO Dingin

"Boleh duduk di sini? Kursi yang lainnya penuh." Jasmine mengadahkan wajahnya. Mulutnya menganga kala melihat wajah tampan di depannya. Lalu, menganggukkan kepalanya. "Boleh, boleh. Silakan!"
1025.2K viewsCompletedAdded to Library 806 Times as kursi jasmine
Read
+Library
Pria Menyebalkan Itu Penawarku

Pria Menyebalkan Itu Penawarku

gerutu Jasmine. “Yeah, semua laki-laki memang sama saja.” Kekehan Jasmine terdengar tapi masih kurang nyaring ketimbang pembicaraan segerombolan wanita-wanita tua yang duduk di kursi belakang mereka. Dua wanita yang memiliki pekerjaan sebagai seorang model itu tengah berada di dalam kereta ekonomi. Sebuah kesengajaan dan ide gila yang tercetus di kepala Jasmine selesai subuh, tepat ketika Jane ingin memesan pesawat eksklusif.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as kursi jasmine
Read
+Library
Istri Manja Dosen Posesif

Istri Manja Dosen Posesif

Sedangkan Frisca berdiri dan berjalan ke arahnya. "Berikan kursi Bapak buat saya. Di sini saya bayar, tapi kursi saya direbut oleh dia!" seru Frisca menunjuk ke arah Tania. "Ke mana kursi milikmu, Tania?!" tanya Daniel. "Di... Di belakang Pak," jawab Tania takut. "Kembali ke tempat masing-masing! Dan kembalikan bangku milik Frisca!"
1027.2K viewsCompletedAdded to Library 678 Times as kursi jasmine
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status