KINASIH
Dia menangis, mencium penuh kasih saat kulitnya bersentuhan dengan lengan halus dan tubuh yang menggeliat, menggemaskan.
"Siapa namanya, As?" tanya Mariana dengan tatapan tak lepas dari senyum kecil di wajah yang terlelap itu.
"Arya Legowo, Bu." Asih tersenyum saat sang anak kembali menggeliat dengan mengangkat kedua tangannya.
Lama terdiam, Mariana kembali berkata. Kali ini suaranya lirih, seakan memohon.
"As, maukah kau ikut bersama kami lagi? Bawa Arya, kita besarkan dia bersama, nanti —"
Sikat na Kabanata