Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mata Batin

Mata Batin

Bara Sang Pengembara Bab 24 17+ Puspita mengalungkan di lehernya. Menatap dari pantulan cermin. Saat itu juga terdapat dua janin yang tubuh di dalamnya tanpa ia sadari. "Argh! Argh!" teriak Puspita memegang lehernya. "Nyonya! Nyonya!" Mirna berbalik arah melihat majikannya kesakitan.
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 574 kali sebagai labirin
Baca
+Pustaka
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

Lama berselancar, setelah ketemu langsung ditunjukkan pada beberapa pria di sekitar. “Ini namanya manometer, di sebelahnya ada speedometer.” Ucapan Deryn yang rumit dan sulit dimengerti membuat mereka semua melongo. Bahkan ada yang mengorek telinga, berharap suaminya mengulang. “Mano—mano apa?” tanya Sia, kemudian menatap Nino. Sedang Nino hanya mengedikan bahu. “Saya baru lulus, Pak. Hanya mengerti logaritma dan gramar.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai labirin
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

Amora menghela napas kasar lalu mulai mengikuti gerakan teman-temannya. "Oke. Sekarang, kita akan melakukan lomba lari. Masing-masing kelas harus punya empat perwakilan. Ayo kelas A. Siapa yang mau mengajukan diri?" "Andra, Bayu, Arfan, sama Raga, Pak!" teriak Intan, cewek berkacamata hitam dengan rambut yang dikuncir dua. "Oke. Sekarang kelas B. Siapa yang mau maju?"
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai labirin
Baca
+Pustaka
Laki-Laki Misterius

Laki-Laki Misterius

Seperti roda yang diminyaki, otakku berputar dengan cepat dan menggabung-gabungkan petunjuk-petunjuk yang aku miliki. Dengan tangan sedikit gemetar, bukan karena takut, tapi karena bersemangat, aku buka bungkusan itu. Isinya sebuah medali batu yang terlihat kuno. Terlihat ukiran dan tulisan aksara kuno menghiasi permukaannya. 'Sepertinya aku pernah melihat ukiran semacam ini di salah satu catatan Mas Bambang ….' Aku teringat beberapa catatan almarhum Mas Bambang yang pernah kubaca.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai labirin
Baca
+Pustaka
ANNORA

ANNORA

"Iya - iya, gih, sana." Mereka menaiki tangga dan berjalan menuju ruang yang dimaksud Gara. Setelah melewati beberapa kamar atau ruangan tertentu, mereka sampai didepan pintu berwarna putih yang ditempeli kertas dengan tulisan 'Kalo mau masuk, izin sama Gara dulu. Kalo nggak, nanti dibotakkin'. "Apaan, pakai peringatan kayak gini segala?" Tanya Manda.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai labirin
Baca
+Pustaka
Tukar Takdir: Semakin Kujauhi, Semakin Kucintai.

Tukar Takdir: Semakin Kujauhi, Semakin Kucintai.

sahut Yurina, yang meski terlihat agak lelah, tapi masih tetap semangat. Ana ikut berpikir dengan menoleh ke sekeliling sambil sesekali melihat peta. Belum sempat ia menemukan wahana berikutnya, Lucas tiba-tiba menunjuk ke arah sebuah permainan tak jauh dari sana. “Yang itu saja.” Semua orang mengikuti arah telunjuk Lucas. Di depan mereka berdiri, ada sebuah wahana berbentuk labirin cermin yang dipenuhi lorong-lorong sempit dan jalan buntu.
10592 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai labirin
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Tak membiarkannya pergi. Setelah Baskara teliti, wajah Joi lebam dan terluka. Entah bekas manusia atau serigala, itu terlihat seperti cakaran. "Lo habis dibegal siapa?" Joita kesal. Ia ingin menepis tangannya tapi tak bisa. "Lepas, Bas." Baskara menggeleng sambil menelusuri wajah Joita. Sungguh ukiran yang estetik, keindahan luka itu benar-benar seni!
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai labirin
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

jelasnya lalu tertawa kembali terbahak - bahak. Xuan Ming berpikir kalau Labirin itu sungguh penuh dengan lika - liku dan teka - teki yang teramat rumit dan sulit untuk dipecahkan, selain itu, luas dari wilayah bawah tanah area labirin begitu besar, bahkan lebih besar dari seluruh wilayah yang ada di seluruh area yang dipersiapkan oleh sang Dewa.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 322 kali sebagai labirin
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga

Jenderal Naga

Dia juga sadar kalau di depannya saat ini adalah sebuah labirin. Kemudian dia melirik Daniel lalu berkata, “Keluarkan denahnya sekarang.” Daniel mengeluarkan denah yang disimpannya lalu memberikannya kepada Chandra tanpa banyak basa-basi lalu berkata, “Labirin memang ada di dalam denah, tapi di sini tidak tertulis bagaimana bisa keluar dari labirin ini.” Chandra membuka denah itu lalu membacanya dengan teliti. Labirin ini sangat besar yang terdiri dari banyak sekali rumah batu. Namun, sayangnya tidak tertulis cara untuk keluar dari labirin
9.11.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70.7K kali sebagai labirin
Tampilkan Ulasan (251)
Baca
+Pustaka
Aura Tion
ceritanya bagus tapi sayang bro,, durasi waktu emang terlalu cepat. Ini namanya ngejebak pembaca ngabisin Kouta dan uang hanya untuk baca secara online. dipikir- pikir lebih baik beli novel. tolonglah yg bertanggung jawab atas ini semua penulis atau penanggung jawab aplikasi, jgn mau untung sendiri.
Jack
baru sampe bab 44,kok saya merasa isi cerita selanjutnya nya akan bikin kecewa.sudah bosan sama cerita orang berkuasa yang pura2 lemah,g jauh isi nya dari penghinaan dan selesai nya permasalahan seolah selesai bukan karena kekuasaan nya (pemeran) sendiri tapi karena orang lain.begitu terus berulang2
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status