Budak Kesayangan Sang Tiran
“ ... penawar… “ suara itu berbisik sekarang, bukan lagi tertawa, penuh dengan kerinduan yang dalam dan menyakitkan. “ ... tidak bisa ... terikat …”
“Anda bisa,” desis Lysandra. “Dia mengikat Anda dengan liontin itu. Saya memegangnya. Biarkan saya membantu Anda.”
Dia merasakan tarikan, sebuah kekuatan yang menariknya ke arah tertentu dalam labirin. Dia mengikutinya, berjalan dengan percaya diri melewati dinding-dinding ilusi yang berubah, hingga dia tiba di pusat labirin. Di sana, bukan cermin, tetapi sebuah pilar kabut hitam yang berputar-putar, dan di dalamnya, samar-samar, terlihat bentuk liontin matahari yang asli.