Kelir Getih (Layar Berdarah)
“Lalu Sengkuni, Ardi Hartono. Politikus yang licik, terbiasa memainkan intrik dan kebohongan. Pada suluk yang lain, menggambarkan ‘lidah berbisa yang memutarbalikkan fakta, meracuni telinga rakyat’. Kematian Ardi Hartono dengan lidah ditarik keluar … itu adalah pembalasan yang mengerikan dan sangat simbolis. Sang Dalang ingin menunjukkan bahwa kebohongan tidak akan pernah bisa lolos dari ‘api pemurnian’ ini.”
“Ini sangat mengerikan,” bisik Kirana, suaranya kali ini tidak lagi berusaha menyembunyikan keterkejutannya. “Jadi, pembunuh itu tidak hanya sekadar mengikuti alur lakon, tapi juga menerapkan semacam ‘keadilan’ personal berdasarkan interpretasi suluk ini?”
Hot Chapters