MY TOXIC Husband
Namun, baru satu langkah, Kaiden menghentikannya dengan suara berat yang memerintah, "Kemari, kalah."
Dengan langkah gontai penuh ketidakpastian, Quensa mendekat. Hatinya campur aduk: marah, geli, dan sakit sekaligus. Di hadapannya, nyata dan tak terbantahkan, suaminya tengah berpelukan intim — bukan dengan wanita, tapi dengan seorang lelaki. Pemandangan itu menusuk jiwa, mengoyak semua yang selama ini ia anggap nyata. Quensa menatap kedua pria itu dengan tatapan dingin penuh pertanyaan.
Hot Chapters