Cinta Seorang Pengasuh
Kata-kata selanjutnya sudah berada tepat di ujung lidah Ayana, tetapi itu tidak kunjung terucap seakan tersendat.
"Aku …."
"Aku mencintaimu," Mark menyela, "Apakah sangat sulit mengatakannya?" tutur pria itu.
Ayana tersenyum canggung.
"Sepertinya karena aku belum terbiasa," kilah gadis itu.
Selain karena tidak terbiasa, rasanya aneh mengucapkannya secara langsung kepada Mark.
"Kalau begitu, kamu harus belajar," ucap Mark, "Mulai sekarang, kamu harus mengucapkannya setiap pagi, siang, dan sore. Jika tidak, aku akan menciummu."
Sikat na Kabanata