Cinta yang Salah
“Aku juga sangat mencintaimu. Ternyata selama ini aku baru menyadarinya. Aku nyaman saat denganmu. Aku rasa itu yang dinamakan cinta. Setelah aku berdamai dengan keadaanku dan menceritakan semua beban hidupku kepadamu, ya, aku bertambah yakin kalau hatiku ini adalah milikmu. Aku cinta kamu, Dear. Terima kasih, kamu selalu memahami dan menemaniku dalam keadaan apa pun.”
Panjang lebar dia mengutarakan isi hatinya yang selama ini aku tunggu-tunggu. Dia pun memanggilku dengan panggilan Dear. Apa yang aku minta, kini dikabulkan olehnya. Dia mengecup pundakku.
“Apa Ay? Kamu manggil aku apa tadi? Aku bahagia banget dengarnya. Aku suka dipanggil kayak gitu, Ay.”
“Jangan gitu dong, aku jadi malu.”
Capítulos em Alta