Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Cinta Sang Langit

Jerat Cinta Sang Langit

“Temanku banyak dimana-mana, jadi tak perlu heran akupun berada di sini, jala**!” “Apa kau bilang?” telinga Bumi menegak, Dara bilang apa barusan? “Haha, jala**!” tandas Dara mendekatkan wajahnya ke telinga Bumi, hingga terdengar jelas kata itu untuk Bumi. Bau alkohol menyengat, Bumi memicingkan mata melihat kondisi Dara. “Jelas?”
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai lagu jera
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sedangkan Kiara, adalah anak yang penurut dan pengertian menurutnya. Namun, pada hari ulang tahunku itu, Kiara datang ke kamarku dan mencuri kalung peninggalan ibuku. Aku mengejarnya ke lantai dua, dan melihat dia mengangkat kalung itu dengan muka jahat. "Yolanda, apa kamu mau kalung ini?" Aku mengepalkan tanganku sambil menahan marah dan bertanya. "Apa sebenarnya yang kamu inginkan?"
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai lagu jera
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Juragan

Jerat Cinta Sang Juragan

"Saya mengerti Rara. Sudah kamu tenang saja. Saya nggak akan ngapa-ngapain kamu." Rara memaksa menggerakkan kepalanya ke bawah, masih dengan keheranan yang sama, dia memilih bungkam saja. Lagi keheningan selain suara musik yang terdengar, menyelimuti keduanya. Bahkan Lee dengan lirih menyanyikan lagu yang kini sudah berganti. Rara merasakan lagu itu seperti memiliki arti kesedihan mendalam, apalagi suara Lee begitu penghayatan saat ikut mendendangkan. Lagu patah hati kah? Putus cinta, atau restu yang tak membersamai cerita cinta?
1034.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 798 kali sebagai lagu jera
Baca
+Pustaka
Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

"Lah, aku kan cuma nyanyi kemaren, salah sendiri temen kamu baperan." Sumpah, rasanya saat itu Kinara ingin membalas dengan menyanyikan lagu Gita Gutawa dengan penuh penghayatan. "Pergi kau ke ujung dunia, dehidrasi di gurun sahara, hilang di segitiga bermuda...." "Kayaknya aku bakalan nggak cuci muka seminggu deh ini." Galang menepuk-nepuk pelan pipinya.
10261.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai lagu jera
Baca
+Pustaka
JERAT MANIS BERONDONG POSESIF

JERAT MANIS BERONDONG POSESIF

"Peserta lain akan berangkat dengan jadwal yang berbeda, Siska. Aku ingin kamu sampai lebih dulu agar bisa beradaptasi dengan udaranya. Jangan terlalu banyak berpikir, nikmati saja perjalanannya." Arga kemudian menekan sebuah tombol di dasbor. Seketika, alunan musik jazz klasik yang lembut memenuhi kabin. Siska tertegun, ia mengenali melodi itu. "Ini musik Chet Baker? Kamu mendengarkan lagu seperti ini?" tanya Siska takjub.
934 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai lagu jera
Baca
+Pustaka
Bertahan Dalam Asa Hampa

Bertahan Dalam Asa Hampa

Seperti lagunya siapa itu, yang bunyinya. "Tak mau kehilangan, tapi lelah berjuang." Itulah pokoknya. Aduh, lagu siapa sih itu? Ada yang tahu, nggak? Kalau kalian tahu komen di bawah, ya? Soalnya Nissa cuma tahu lirik tapi nggak tahu siapa penyanyinya. Maklum, dia cuma sering denger di ponselnya si Vera. Sementara itu di tempatnya, Naira malah tercengang mendengar penuturan Nissa. Matanya mengerjap bingung dengan perubahan sikap Nissa yang semakin aneh dari kemarin.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 459 kali sebagai lagu jera
Baca
+Pustaka
Aster [Indonesia Ver.]

Aster [Indonesia Ver.]

ujar Kalila dengan suara meninggi. Kalila sudah selesai mengemasi barang-barangnya, saat hendak menarik Jerry untuk bergegas pergi, ponselnya berdering, nama Langit tertera di sana. Dengan cepat Kalila menjawab panggilan itu. “Bunda siap-siap ke Jakarta sekarang. Kita harus bicara, sama Keira juga.” “Gak usah Bunda, gak ada lagi yang perlu dibicarain.”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai lagu jera
Baca
+Pustaka
Menikahi Gadis Pilihan Mama

Menikahi Gadis Pilihan Mama

Di akhir lagu, Raisa tersenyum saat aku bertepuk tangan memujinya. "Lanjut lagi, dong," pintaku. "Mau lagu apa?" tanyanya. "Hmm, yang kamu suka aja." Raisa mengangguk dan mulai memainkan intro lagu berjudul Jangan Menyerah, milik band D'Masiv. Sambil bernyanyi dia terus memandangiku, yang membalasnya dengan senyuman yang tulus. Aku sangat paham maksud Raisa. Dia tengah mencoba menyemangatiku dengan lagu ini.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai lagu jera
Baca
+Pustaka
The Jerk

The Jerk

Ia meneguk kasar jus jeruk yang ia pesan hingga sampai tersisa setengahnya. "Ah tungu-tunggu! Sepertinya aku tahu siapa. Apa orang yang kau maksut itu adalah Dallas Wheeler?"tebak Erick. Hana menatapnya malas. Dari ekspresinya, wanita itu terlihat sangat tidak menyukai nama yang baru saja disebut oleh Erick. Responnya yang seperti itu, membuat Erick semakin yakin bahwa Dallas adalah orang yang dimaksut oleh Hana. Erick tertawa kecil membuat Hana menatapnya bingung sekaligus kesal. "Kenapa kau tertawa? Apa ada yang lucu dengan hal itu?"
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai lagu jera
Baca
+Pustaka
Tuan Lumpuh, I Love You

Tuan Lumpuh, I Love You

sergah Jaden yang membuat Nara sadar dari lamunannya. "Tuan JL yakin mau mendengarkan aku menyanyi lagu Nina bobo?" tanya Nara menyakinkan Jaden. "Iya, Nara, cepat bernyanyi, tapi jangan lagu Nina Bobo, nyanyikan lagu lainnya." "Lagu apa?" Nara tampak berpikir keras mencari lagu yang diminta Jaden. "Lama," omel Jaden.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai lagu jera
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status