Istri Pelupa yang Kau Buat Luka
Kepala Masya terasa sangat sakit, dia begitu lelah sampai tak menyadari bahwa semuanya sudah berlalu.
Dia lalu turun dari ranjang, menuju ke arah jendela dan membuka jendela rumah, menelan saliva berkali-kali lalu kembali berucap, "Ini tidak mungkin, pasti aku sedang bermimpi, astaga, Anara! Mas Anjas! Di mana kalian!" Dia memundurkan tubuhnya merasa frustasi dan kemudian keluar dari ruangan kamar, membuka pintu itu dengan cepat dan berjalan pergi, menulusuri lorong dan turun dari anak tangga, dia tidak mengenali rumah itu sama sekali, "Aku ada di mana sebenarnya, kenapa aku bisa berada di sini, apa aku bermimpi, atau berdelusi sekarang, astaga kepala ku sakit! Siapa pun tolong aku! Siapa pu
Hot Chapters