Pesona sang Biduan
Erick pun melirik wajah sendunya, nampak guratan kesal di wajah Tiara namun ia masih saja terlihat cantik di matanya, menatap dalam wajah itu, "Apa kau menangis?"
"Aku sudah lelah untuk menangis, untuk apa ku buang air mataku?, itu sama sekali tidak berharga untuk seseorang yang benar-benar tidak bisa memahamiku, seseorang yang telah berjanji namun tidak menepatinya," kata Tiara.
"Berharga ataupun tidak air mata itu, itu tergantung di depan siapa kau menangis, mungkin yang lain menganggap itu tak berharga namun aku menganggap itu tak ternilai harganya."
Bab Populer