Pendekar Naga Petir
Qin Shan mengangkat kepalanya, rambutnya terurai, bercahaya seperti helaian petir.
Di atas kepalanya muncul tanda berbentuk roda petir berputar pelan, menimbulkan gema yang membuat udara bergetar.
“Kau menyerap tubuhku,” jawab Qin Shan datar, “tapi kau lupa… bahwa petir tidak bisa ditelan. Ia membelah dari dalam.”
Seketika, langit memercik. Petir menyambar, membentuk lambang Leluhur Petir di udara — tujuh garis cahaya yang saling bertaut, menembus awan gelap.