Neraka untuk Maduku
Dia terlihat terkejut melihat barang-barang yang ada di ruang tengah.
"Ini apa Bu?" tanya mas Aris, mengamati barang-barang tersebut.
"Ris, listrikmu ini daya berapa?" tanya Ibu kemudian.
"Seribu tiga ratus, Bu," jawab mas Aris.
"Oh, pantesan nggak bisa nyala tv nya, jeglek terus," ucap Ibu.
"Punya siapa ini, Buk?"
"Punya kita."
"Tapi, siapa yang beli?"
Hot Chapters