Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cincin terakhir istriku

Cincin terakhir istriku

Memainkan ujung hidung miliknya dan milik Aya. "Selamanya. Aku cuma mau kamu. Maaf atas ketidak tegasan aku. Saat ini. Mau siapa pun laki-laki lain nanti yang akan bersama kamu. Aku akan rebut kamu dari dia. Dengan cara apa pun. Karena aku, cuma milik kamu, dan kamu, cuma untuk aku, Aya. Pegang- kata-kataku, kita tidak akan bisa pisah. Mau sejauh jarak dan waktu. Kita pasti akan terus bertemu. Pasti." Lalu Rangga memberikan ciuman terakhirnya di bibir Aya. Lalu memeluk Aya erat dan keduanya kembali tenggelam dalam air mata. ***
1019.0K viewsCompletedAdded to Library 684 Times as last words
Read
+Library
Sang Petir Terakhir

Sang Petir Terakhir

Sebelum memejamkan mata, Jai mengucapkan selamat malam kepada Usha si kucing kecil. Jai harus bangun besok dan menjadi lebih 'waras'. Dia mencoba menyimpulkan apa yang sebenarnya telah terjadi seharian ini. Namun Jai tidak yakin, bisa jadi pikirannya kacau karena diselimuti oleh depresi setelah kehilangan pacarnya, atau mungkin karena dia jatuh dari jembatan ke sungai yang beraliran deras. Hal terburuknya, dia mungkin sudah mati dan saat ini dirinya ada di akhirat.
93.6K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as last words
Read
+Library
Rahasia Terakhir Alexa

Rahasia Terakhir Alexa

“Pergi dari sini sekarang, cari bantuan lalu kembali kesini lagi oke? Kita berdua akan kembali dengan selamat.” Mendengar hal itu Alexandra menggelengkan kepalanya kuat-kuat, ia tahu lelaki itu hanya ingin menjauhkan dirinya ketika kakaknya menghadapi saat terakhirnya. Apanya yang kembali dengan selamat? Ia tahu jika dirinya pergi maka hanya dirinyalah yang bisa kembali dengan selamat, karena tidak ada satupun mobil yang melintas sejak tadi. Ia tak bisa mengulur waktu untuk mencari bantuan, hanya dirinyalah yang bisa menolong kakaknya sekarang! Matanya kini menatap ke arah tiang penyangga lampu jalan yang sebentar lagi akan jatuh, ia sadar jika dirinya tak punya banyak waktu.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as last words
Read
+Library
Till The End Of The World

Till The End Of The World

Ia tidak bisa berlari seperti biasanya, hanya berjalan dengan susah payah menuju pantai untuk menggapai Jihyun. "Tidak ada yang akan menyerah saat seseorang yang paling dia cintai ada di sisinya. Hari-hari terakhir yang akan dihabiskan akan terasa jauh lebih berharga. Sekarang pun, aku tetap menatap ombak itu dengan sosok yang sama berdiri di antaranya. Tersenyum lembut dengan garis wajah tegap yang tidak bisa kulupakan selama-lamanya. Kekasihku... bukan—hidupku. Mulai sekarang aku tidak akan lari darinya lagi. Biarkan waktu yang menjawab, akan seperti apa akhirnya kami nanti."
3.6K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as last words
Read
+Library
Cinta Akhir Oktober

Cinta Akhir Oktober

Dengan cepat, Lily membalas pesan tersebut. "Aku Lily. Kamu apa kabar?" "Baik. Masih biasa saja." Balasan dari Rino. "Rino, aku ingin bicara. Ada hal yang harus aku luruskan." "Tidak ada, Lily. Semua sudah tidak ada yang perlu dijelaskan. Semua sudah lurus." Jawaban Rino kali ini, begitu dalam dan tegas. Seolah semua sudah harus berakhir. Harus berhenti sampai di sini saja.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as last words
Read
+Library
Panggilan Terakhir Pacarku

Panggilan Terakhir Pacarku

TARRRR, Suara foto jatuh di belakang ku,dan yang jatuh adalah foto ku berdua sama rina di taman. Ku ambil foto itu,sambil berbaring di kasur ku ku pandangi foto itu membuat ku sedikit menangis. ''Rina...kau pergi dengan cara yang tragis, dan aku bahkan tidak dapat melihat mu untuk terakhir kali nya'' ucap ku dengan suara parau. Ku gantungkan foto itu di dinding dan mengambil foto yang satunya lagi foto rina yang tersenyum sambil memakan sebuah roti.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as last words
Read
+Library
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

Kembali mendatarkan wajahnya, Kyana berbicara pelan, "Bertingkahlah seperti kalian tidak mengetahui apapun. Kita lihat seberapa hebat sekumpulan sampah itu." Untuk sejenak netra hitam legam Kyana berkilat, sembuart kemerahan dengan sedikit percikan terlihat di irisnya. Mengangkat dagunya, mulai melangkahkan kedua kakinya memasuki istana diikuti oleh kedua pengawalnya dan juga anak panah yang kapan saja melesat menembus dadanya. Suara heels yang mengetuk tegas lantai aula istana yang telah dipenuhi lautan manusia, berhasil menyita perhatian semua orang. Ditambah lagi dengan aroma khas yang selalu menguar dari tubuh Kyana membuat siapa saja tahu bahwa Sang Kaum Terakhir-Kegelapan datang.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as last words
Read
+Library
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

"Afkar, maafkan aku .... Kamu ... adalah teman ... yang layak .... Sayangnya, aku ... nggak layak jadi temanmu ...." Begitu kalimat terakhir itu dilontarkan, Murad pun mengembuskan napas terakhirnya. Tubuhnya benar-benar kehilangan energi kehidupan. Ada pepatah kuno bahwa kata-kata terakhir seseorang sebelum mati adalah yang paling tulus. Memang benar di momen terakhir hidupnya, Murad benar-benar menyesal.
9.51.1M viewsCompletedAdded to Library 42.7K Times as last words
Show Reviews (92)
Read
+Library
Raden Arya
saya do'akan penulis novel ini diberikan kesejahteraan dan kelancaran dalam hidupnya, juga kepada para pembaca setia. izin promosi ya kak... bagi yang suka novel dengan alur mafia dan balas dendam. yuk mampir ke novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. terimakasih...
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Read All Reviews
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Hingga akhirnya, saat dunia mulai hancur, Adrian menuliskan satu kalimat terakhir: "Akhir bukan kehancuran. Akhir adalah kesempatan terakhir untuk memberi makna." Dan versi terakhirnya lenyap dalam cahaya. LOKASI: DI ANTARA DUA DUNIA – SUNYI TOTAL STATUS: POST-FINALISASI NASKAH OMEGA Adrian, Ayla, dan Elena duduk di atas tanah putih tak berbentuk, dikelilingi oleh halaman kosong. Dunia telah selesai. Tapi masih ada satu halaman tersisa. "Siapa yang akan menulisnya?" tanya Ayla.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as last words
Read
+Library
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Bab Terakhir: Kalimat Terakhir Dunia Langit di atas Pesantren Narasi menjadi hitam pekat, seolah tinta raksasa tertumpah dari langit realitas. Awan-awan bergulung seperti gulungan naskah yang terbakar, mengelupas huruf-hurufnya dan menciptakan retakan dalam ruang dan waktu. Di tengah lapangan pesantren yang retak oleh garis-garis cahaya biru dan ungu, Lena berdiri tegak, memegang selembar halaman terakhir—halaman yang disebut para penjaga naratif sebagai "Kalimat Terakhir Dunia."
2.7K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as last words
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status