Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sekretaris Sexy Milik CEO Dingin

Sekretaris Sexy Milik CEO Dingin

“Jawaban yang tepat.” Hening kembali hadir. “Nadira,” ucap Arka lebih rendah, “kalau nanti… kamu merasa ingin kembali—” “Saya akan kembali karena pilihan,” potong Nadira lembut. “Bukan karena diselamatkan.” Sudut bibir Arka terangkat tipis. “Aku tahu.” Hari terakhir tiba. Kantor berjalan seperti biasa. Tidak ada perpisahan besar. Tidak ada pidato. Nadira berpamitan satu per satu—singkat, rapi, dewasa.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as the last day
Read
+Library
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Bosan. Satu kata itu menghantam hati Celine tanpa ampun. Angan-angan terakhir Celine pun hancur tepat di hari ulang tahunnya yang ke-25, minggu lalu. Celine menunggu dari malam hingga tengah malam, tapi WIliam tak kunjung datang. Pesan terakhir di ponselnya adalah beberapa foto buram dari pengirim anonim. Di depan hotel, Wiliam merangkul pinggang Gwen, masuk ke dalam dengan sikap yang begitu intim.
13.8K viewsCompletedAdded to Library 498 Times as the last day
Read
+Library
Kesempatan Kedua, Luka Terakhir

Kesempatan Kedua, Luka Terakhir

"Aku nggak kepingin minum teh susu. Aku sedang diet, nggak bisa minum minuman manis." Jennie masih tidak bergeming. "Belikan buat aku saja! Pakai kartu kreditmu!" "Nggak mau. Aku nggak mau tanggung jawab kalau terjadi sesuatu!" Aku menolak mentah-mentah. Jennie sedikit tertegun. "Dewita, jangan pelit. Cuma teh susu kok, apa yang bisa terjadi?" Maura yang duduk di meja kerja di seberangku ikut menimpali. "Iya, Dewita, kamu cuma pelit saja. Kita 'kan teman kerja, apa susahnya membantu sedikit?"
10.1K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as the last day
Read
+Library
Pilihan Terakhir: Cerai

Pilihan Terakhir: Cerai

"Dia adalah anak orang tuamu, bukan anakku. Siapa yang punya masalah, dia yang harus mencari jalan keluarnya sendiri!" Kevin tidak bisa menahan diri lagi dan mulai memaki. "Baiklah, kalau begitu kita cerai saja. Siapa yang nggak mau cerai, dia yang bodoh!" "Baiklah, sampai jumpa di Kantor Urusan Sipil besok pagi jam delapan!" "Wilda, kamu serius? Hanya karena kami minta kamu menyetir sendiri, apa harus berlarut-larut begini?"
11.9K viewsCompletedAdded to Library 438 Times as the last day
Read
+Library
Malam Terakhir Dengan Suamiku

Malam Terakhir Dengan Suamiku

tanya Rama bingung. "Itu loh, Ram. Mayang kan pernah traktir Mama dan Monik ke Mall. Jadi, sekarang gantian. Mama pengen traktir Monik di hari hari terakhir Mama di Surabaya," jelas Martha dengan sengaja. Bersamaan dengan itu Mayang membuka pintu, dan Monik memintanya duduk di sisinya. "Kalau begitu tadi aku ajak saja Alya. Biar kita bisa makan siang bersama," ujar Rama menyesal.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as the last day
Read
+Library
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

Di akhir surat aku juga menyampaikan agar suratku dibalas dan disisipkan ke penjaga esok hari yang datang membawakan makanan. Karena kebetulan penjaga yang satu kamar ku bercerita. Bahwa setiap hari terakhir perayaan K****u, semua pidana baik siapapun akan diberi makanan. Jadi di hari terakhir pengawal yang satu kamar ku akan menjadi penghidang makan di ruang khusus tersebut
103.0K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as the last day
Read
+Library
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Tapi keputusanku sudah bulat jadi aku tetap melanjutkan kalimatku itu walaupun nanti akhirnya aku akan benar - benar mati. "Terima kasih atas kerja samanya dua hari terakhir ini, saya pamit untuk pergi!" ucapku terakhir. ••• Jangan lupa like, komen, dan support. Klik favorit jika menyukainya dan beri vote untuk menambah dukungan. Terima Kasih atas dukungannya. 😇😇😇❤❤ HAPPY READING ❤❤
108.0K viewsCompletedAdded to Library 206 Times as the last day
Read
+Library
1095 Days!

1095 Days!

Ia menjitak pelan kepala adiknya. “Terus lo mau ngomong apa?” tanya Naira. “Sekarang hari Minggu, lo lupa jadwalnya apa, hm? Malah pergi keluyuran, pulang-pulang ngomel. “Emang ap—” “Latihan bela diri!” sela Dirga.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as the last day
Read
+Library
Sang Petir Terakhir

Sang Petir Terakhir

Sebelum memejamkan mata, Jai mengucapkan selamat malam kepada Usha si kucing kecil. Jai harus bangun besok dan menjadi lebih 'waras'. Dia mencoba menyimpulkan apa yang sebenarnya telah terjadi seharian ini. Namun Jai tidak yakin, bisa jadi pikirannya kacau karena diselimuti oleh depresi setelah kehilangan pacarnya, atau mungkin karena dia jatuh dari jembatan ke sungai yang beraliran deras. Hal terburuknya, dia mungkin sudah mati dan saat ini dirinya ada di akhirat.
93.6K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as the last day
Read
+Library
Days to Remember

Days to Remember

Ani dan Ima tampak tersenyum bahagia, begitu juga Riski yang tadi berakhir memalukan diri sendiri dengan kalimat yang banyak salah pada pengucapannya. Aku menarik napas dan bersuara. "Ladies and gentleman. Let me tell you a story! Once upon time, there was a poor widow who had an only son named Jack. They were so poor that they didn’t have anything except a cow. When The cow had grown too old, his mother sent Jack to the market for sell it.”
102.7K viewsOngoingAdded to Library 66 Times as the last day
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status